HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://bayugawtama.kotasantri.com
Bergabung
5 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Tangerang - Banten
Pekerjaan
Social Worker
http://twitter.com/bayugawtama
Tulisan Bayu Lainnya
Lima Detik Pertama Penentu Sukses
20 September 2013 pukul 21:00 WIB
Cinta Putih
17 September 2013 pukul 21:00 WIB
Menciptakan Perbedaan
11 September 2013 pukul 20:00 WIB
(Ketika) Empati Telah Mati
5 September 2013 pukul 20:00 WIB
Kado Istimewa
30 Agustus 2013 pukul 19:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 23 September 2013 pukul 20:20 WIB

Meneruskan Virus Berbagi

Penulis : Bayu Gawtama

Saya punya satu keinginan, kelak jika memiliki anak lelaki akan memberinya nama "Tullus Berbaggi". Tentu Anda mengerti maksud saya memberinya nama demikian, karena saya sangat komitmen untuk terus menerus menyebarkan virus berbagi, sebuah virus yang tidak mematikan, tetapi justru yang -meski sedikit- mampu menambah semangat hidup orang lain. Gerakan inilah yang kemudian oleh beberapa teman -dan juga saya- disebut sebagai gerakan "Pay It Forward", membalas kebaikan yang kita peroleh dengan cara meneruskan kebaikan itu kepada orang lain yang membutuhkan.

Tentu Anda pernah menonton film "Pay It Forward", jadi saya tak perlu menceritakan panjang lebar tentang film Hollywood tersebut. Intinya film itu mengajarkan kita untuk melakukan banyak kebaikan terhadap orang lain, karena sebelumnya kita pun -secara sadar atau pun tidak- pernah dan sering mendapatkan berbagai kebaikan dari orang lain. Siapapun dia.

Kembali ke virus berbagi. Karena saat ini yang ada adalah dua putri cantik saya, Hufha dan Iqna, maka saya berkewajiban meneruskan virus berbagi tersebut kepada dua malaikat cantik saya itu.

Dalam berbagai kesempatan, saya dan juga istri saya yang memang seide dengan saya soal virus berbagi ini, mencoba untuk menyisipkan virus ini. Misalnya, kalau memasak sayur atau lauk untuk makan, istri saya sering melebihkan porsinya, sehingga ada yang bisa dibagikan kepada tetangga terdekat. Dan anak saya Hufha, diantar adiknya Iqna, yang bertugas mengantar makanan tersebut. Kecuali kalau itu berupa sayur panas, istri saya langsung yang mengantarnya, tentu dibuntuti dua malaikat cantik sebagai pengiringnya. Kami lakukan ini bukan berarti kami dalam kondisi berlebih, siapapun yang pernah mengenal keluarga saya, tentu mengerti.

Di kesempatan lain, Hufha mulai akrab dengan pengemis, dia biasanya akan berlari ke dalam rumah meminta 'receh' untuk kemudian diberikannya ke pengemis tersebut. Saya amat senang memperhatikan dua peri cantik itu berlomba "berbagi", karena biasanya Iqna tidak mau kalah meminta 'receh'.

Tapi ada yang unik, beberapa waktu lalu saat kami menggunakan KRL ekonomi jurusan Bogor-Jakarta. Seorang pengemis melintas di depan kami, segera istri saya menyodorkan receh ke anak kami. Hufha sigap memberikannya kepada pengemis itu. Ada yang kami lupa, bahwa di KRL, pengemis, pengamen, penyapu gerbong, atau apa pun label dan predikatnya, setiap menit selalu lewat. Sementara Hufha dan Iqna terus menerus memaksa kami mengeluarkan 'receh', sedangkan persediaan terbatas.

Bingung kan? Susah juga memang untuk komitmen. Butuh perjuangan. Kepada Hufha dan Iqna yang terus merengek minta 'receh', saya bisikkan, "Kalau semua yang lewat sepanjang Bogor-Jakarta kita kasih, besok gantian abi yang minta-minta lho."

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Bayu Gawtama sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Samsul M | Wiraswasta
Mulai buka site ini di tahun 2003, tapi baru sekarang saya ikut partisipasi. Maklum, baru ada waktu luang banyak.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1498 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels