HR. Al Hakim : "Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang shaleh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam, dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk."
Alamat Akun
http://ayyesha97.kotasantri.com
Bergabung
15 April 2009 pukul 02:27 WIB
Domisili
Jakarta Barat - DKI Jakarta
Pekerjaan
Ibu Rumah Tangga
http://ayyesha97.multiply.com
ayyesha97
Tulisan Ajeng Lainnya
Maulidan Mubaroka
7 Februari 2011 pukul 18:45 WIB
Tatih
19 Januari 2011 pukul 21:41 WIB
Laju
3 Januari 2011 pukul 20:13 WIB
Karena Aku adalah Jingga
8 Oktober 2010 pukul 20:50 WIB
Dalam Tunggu
15 September 2010 pukul 20:15 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Ahad, 26 Februari 2012 pukul 08:30 WIB

Perlu vs Ingin

Penulis : Ajeng Miftahul Jannah

"Ya..., duit gw habis, padahal ada yang belom dibeli. Gimana nih?"

Seringkah mengalami kondisi itu? Pas mau belanja, ternyata uang kita tidak cukup. Padahal banyak kebutuhan yang belum dibeli. Biasanya yang lebih sering seperti ini tuh kaum Hawa. Ups… kaum Adam pun tidak menutup kemungkinan sering mengalaminya kan?

Dulu saya juga pernah mengalami seperti itu. Biasanya boros ketika membeli makanan, padahal kebutuhan penting lainnya belum terbeli. Dalam sebuah perbincangan dengan seorang sahabat, do’i mengingatkan, kalau beli sesuatu itu harus yang PERLU, bukan karena INGIN.

Alhasil, sejak saat itu, kalau mau belanja, terutama awal bulan, selalu membuat daftar belanjaan terlebih dahulu. Biasanya belanja di swalayan langganan, sudah punya jalur sendiri. Pas masuk, ambil keranjang langsung lurus ke arah sabun cuci dan deterjen, belok masuk ke barisan sikat gigi, pasta gigi, pewangi, dan lain-lain, belok lagi giliran sabun mandi, handbody, minyak wangi, belok lagi masuk ke barisan sampo. Baru setelah itu ngelaba ke daerah makanan dan bumbu-bumbu.

Hasilnya? Lumayan bisa menahan diri. Meski acapkali harus bolak-balik menyimpan barang yang sudah masuk keranjang ke tempat asalnya karena merasa bahwa tidak terlalu perlu dengan barang itu.

Kalau memang barang itu cukup bermanfaat meski tidak bisa digunakan saat itu, sepertinya tidak masalah. Sayang, sering kali di antara kita yang karena melihat sesuatu yang lucu, seperti pernak-pernik, aksesoris, baju, buku, perhiasan, dan lain-lain, langsung saja main samber. Padahal di rumah juga masih banyak barang serupa yang belum kita pakai. Kan jadinya mubadzir? Dan parahnya, tanpa melihat budget yang kita punya.

Beli yang kau PERLU, bukan yang kau INGIN.

http://ayyesha97.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Ajeng Miftahul Jannah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

UmmuRaihanah | IRT, Wiraswasta
Inspiratif, banyak ilmu. Tampilan webnya sudah banyak berubah. Maju terus, tetap istiqomah. ;)
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1286 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels