HR. Ahmad : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."
Alamat Akun
http://eno.kotasantri.com
Bergabung
10 Juni 2009 pukul 16:31 WIB
Domisili
Majalengka - Jawa Barat
Pekerjaan
bantu ngajar
Saya orangnya biasa-biasa za. Lagi belajar memperbaiki diri. Mohon doa dan masukannya... Syukron.
http://kangeno.blogspot.com
mutiaralebah@gmail.com
Tulisan Eno Lainnya
Mungkinkah?!
19 April 2011 pukul 12:30 WIB
Tak Terbalaskan
10 Juli 2009 pukul 19:04 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Ahad, 5 Juli 2009 pukul 15:00 WIB

Sebuah Prinsip

Penulis : Eno Karta Susana

Ciri bahwa Allah ridha kepada seorang hamba adalah Allah memberikan rasa sakinah (ketenangan) dalam jiwa seorang hamba, hatinya merasa tegar, ajeg, mantap dengan apa pun kejadian yang Allah berikan, meskipun kejadian itu kelihatannya tidak wajar atau hina dalam pandangan makhluk.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. 2 : 216).

Seorang sahabat pernah curhat kepada saya, sebut saja namanya Azmi (nama samaran). Tahun kemarin, Azmi mengikuti UN SMA 2008. Saat pelaksanaan UN, teman-teman, guru, dan keluarganya menyarankan untuk mengikuti aturan-aturan tidak lazim yang ditetapkan pihak sekolah, yaitu harus kerja sama dengan sesama siswa saat pengisian lembar jawaban soal-soal UN, tentunya dibantu dengan guru-guru, tetapi Azmi tidak mau mengikuti aturan itu karena Azmi berkeyakinan bahwa hal itu tidak benar, bahkan berdosa.

Singkat kata, tibalah waktunya pengumuman kelulusan UN, dan ternyata Azmi benar-benar tidak lulus, sementara teman-temannya pada lulus. Guru dan teman-temannya datang ke rumahnya untuk memberikan motivasi supaya tidak putus asa dengan ketidaklulusannya.

Ketika menemui dan bincang-bincang dengan Azmi, teman-temannya sangat kaget dan terharu, ternyata Azmi sangat tegar, tidak mengeluh, bahkan ia berkata kepada teman-temannya, ”Prinsipku, apa pun yang terjadi, yang penting Allah ridha dengan jalanku, meskipun harus menelan kenyataan pahit."

Setelah mendengar kata-kata dan prinsip Azmi, teman-temannya yang awalnya ingin memotivasi Azmi supaya tegar, tidak bersedih, justeru sebaliknya, teman-temannyalah yang menjadi terharu, menangis, merasa lemah dengan dirinya sendiri, dan mengacungkan jempol merasa salut dengan prinsip dan kebenaran keyakinan yang dipegang Azmi.

Hikmahnya, selama jalan yang kita tempuh berada di jalur yang benar dan ada dalam ridhaNya, maka janganlah merasa takut dengan apa pun kenyataan (hasil) yang terjadi, karena Allah akan melindungi dan memulyakan kita.

Wallahu a’lam bishshawab.

http://kangeno.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Eno Karta Susana sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Akhmad Muhaimin Azzet | Penulis
Membaca-baca di KotaSantri.com, di samping memetik motivasi dan inspirasi, betapa terasa damai di dada. Sungguh. Beginilah bila akhlak mulia yang dijunjung dan dijaga. Alhamdulillah...
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1408 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels