|
QS. Ali Imran : 3 : "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. "
|
|
|
http://nafiadina.multiply.com |
|
|
fitrianinaa@yahoo.co.id |
|
http://facebook.com/nafiadina |





Selasa, 7 Juni 2011 pukul 11:22 WIB
Penulis : nina fitria
Bukankah kita semua sepakat apapun malam yang membungkus hari, setelahnya akan menyingsing cahaya mentari di ufuk timur lelangit-Nya? Bukankah Allah ingin menjadikan tiap detak jiwa hamba-Nya, mampu merasakan kedekatan dengan-Nya dalam duka dan bahagia kita?
Karena sungguh, Allah amat dekat, dan berlarilah, berlarilah, menuju keridhaan-Nya, duhai Jiwa Perindu-Nya.
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (QS. Qaaf : 16).
Allahu Rabbi, seandainya kelu merajam jiwa hingga nyeri menyurutkan kesyukuran, mengikis kesabaran, melemahkan keyakinan, hamba mohon ilhamkanlah kepada hamba kekuatan untuk kembali merasakan, bahwa Engkaulah sebaik-baik penolong, sebaik-baik pelindung.
Yakinkanlah bahwa cukuplah Engkau untuk jiwa, yang Maha Membukakan kelapangan, mengaruniakan kemudahan setelah kesulitan, yang hanya dengan mengingat-Mu hati menjadi tenteram, yang dengan hadirnya permasalahan di dalam catatan kehidupan, membuat kedekatan jiwa semakin kuat atas-Mu, yang lisan tak henti, bahkan semakin sering menggulir asma indah-Mu, berkawan bulir-bulir airmata, airmata cinta, airmata syukur, bahwa di tengah rundung gulana, ada Engkau sebagai sumber kekuatan, dan cukup Engkau bagiku.
Hamba tak ingin terlelah dalam pengharapan, karena sungguh rahmat-Mu luas terbentang. Hamba sungguh tak ingin memupus segala damba jiwa, karena sungguh Engkau Maha Pemberi yang terbaik sebagai nikmat yang sempurna. Hamba pula tak ingin terhenti dalam lantun bait do'a kehadirat-Mu, duhai Dzat yang Maha Penyayang. Hela nafas terbingkai keyakinan, bahwasannya Engkau sangatlah dekat, sangat dekat.
"Dan hendaklah ia (seseorang) membesarkan harapannya, karena sesungguhnya Allah tidak terasa berat bagi-Nya sesuatu yang Dia berikan." (HR. Muslim).
Sebuah kedekatan yang sangat indah, yang hanya akan mampu dirasakan oleh jiwa yang orientasinya adalah Allah, yang tiap degup jiwanya adalah Allah, yang tiap langkahnya untuk mengejar rahmat dan ridha Allah, yang tiap malamnya adalah malam-malam munajat terindah di tengah bentang sajadah dan sujud panjang, kedekatan yang manisnya tidak akan tertandingi dengan nilai materiil keduniaan meski sepenuh langit dan bumi.
Sedangkan jiwa ini adalah jiwa yang mudah terkulai, terlalai, dan merajut asa, semoga Engkau selalu membukakan pintu manisnya keimanan untuk jiwa, yakni karunia syurga dunia, berupa kecintaan pada-Mu di atas segala-Nya. Hingga kelak jiwa ini selalu merindukan-Mu, selalu mampu sempurna menghayati keindahan kedekatan dengan-Mu. Jiwa yang kelak syurga kan merindu-Nya. Allahumma aamiin...
"Seorang hamba justru bisa menjadi sangat sibuk merasakan kasih sayang-Nya, saat ia menghadapi penderitaan yang berat. Dia berpikir seperti itu karena yakin bahwa itu adalah pilihan terbaik yang ditetapkan Allah kepadanya." (Ibnul Qayyim).
"Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." (QS. Al-Baqarah : 214).
Allah, aku ingin selalu dekat dengan-Mu.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan nina fitria sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.