HR. Ahmad : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."
Alamat Akun
http://permata.kotasantri.com
Bergabung
1 Maret 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
sigli - nanggroe aceh darussalam
Pekerjaan
ibu rumah tangga
http://ridhakemuning.blogspot.com
ridhakemuning
Tulisan Nurfaridah Lainnya
Hati Kecil sedang Gelisah
1 Mei 2010 pukul 15:00 WIB
Sebulan Tanpa Gaji
4 Februari 2010 pukul 16:45 WIB
Religiusitas Menurun
28 Januari 2010 pukul 18:55 WIB
Masa Depan Crazy
24 Januari 2010 pukul 15:15 WIB
Do'a Cinta Kita
4 Januari 2010 pukul 18:35 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Kamis, 14 April 2011 pukul 12:15 WIB

Jilbab dan Dunia Peran

Penulis : Nurfaridah

Oki Setiana Dewi, seorang artis pendatang baru di dunia perfilman Indonesia. Ia mendapatkan peran sebagai Anna Althafunnisa dalam sebuah film garapan Khairu Umam, Ketika Cinta Bertasbih (KCB). Dalam film itu, Oki mampu menyabet dua penghargaan sekaligus. Sebagai pendatang baru perempuan terfavorit dan pendatang baru terbaik.

Sosok Oki Setiana Dewi yang berjilbab atau sering disebut jilbaber, bukanlah hal yang menghalanginya untuk ikut bermain dalam seni peran. Dan kehadirannya sebagai artis yang berjilbab ternyata malah mendapat sambutan yang baik dari para penikmat film, itu terbukti dengan dua tropi yang ia peroleh pada malam penghargaan para bintang.

Di sisi lain, kehadirannya dalam dunia film juga menginspirasi banyak orang, bahwa berakting tidaklah lantas harus tampak seksi dan menggoda, bajupun tidak perlu buka-bukaan, seperti kebanyakan artis kita.

Lalu bagaimana dengan artis lokal di Aceh? Adakah mereka para artis menggunakan jilbab sesuai syari'at? Sedangkan Aceh adalah daerah yang terkenal sebagai daerah yang telah menerapkan hukum Islam. Salah satunya adalah dalam hal berpakaian.

Dalam agama Islam, cara berpakaian telah diatur dengan sedemikian jelasnya, sehingga tidak ada lagi tawar menawar. Aurat yang harus ditutupi bagi seorang laki-laki adalah antara pusar dan lutut, sedangkan bagi kaum perempuan aurat yang harus ditutupi adalah seluruh anggota tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan.

Kemudian jika kita menilik para artis perempuan kita, kebanyakan dari mereka belumlah sesuai dengan syari'at. Saya atau sebagian anda juga sering melihat pakaian para artis kita yang tak sesuai dengan Islam. Sebut saja artis A, ia menggunakan pakaian lengkap dan panjang, tapi mengapa mereka hanya menyelampirkan jilbabnya? Atau menggunakan jilbab dengan memamerkan sedikit rambutnya dengan batang leher yang masih terbuka? Bukankah ini adalah sebuah penyelewengan terhadab jilbab dan makna menutup aurat?

Di Aceh, kalau masyarakat tidak mengenakan jilbab, maka ia akan ditangkap oleh polisi syari'at (WH). Namun jika artis yang tidak memakai busana muslim dengan baik, mengapa dibiarkan? Bukankah para artis ini akan dilihat, ditonton, dan ditiru banyak orang?

Alangkah lebih indahnya jika para artis menggunakan busana muslimah yang sejati, yang benar-benar menampilkan citra Islam. Karena seperti kata Niniek L. Karim, bahwa "Seringkali film terinspirasi dari kehidupan nyata, akan tetapi tak jarang juga film menginspirasi orang untuk mempraktekkan dalam kehidupan." Dari itu terlihat sekali bahwa peran para artis sedikit ataupun banyak telah mempengaruhi gaya hidup masyarakat.

Mungkin gaya busana muslim yang yang ditampilkan Oki bisa menjadi inspirasi dan introspeksi bagi artis-artis kita. Bahwa berpakaian lengkap, berjilbab dengan baik dan benar bukanlah penghambat karier di dunia peran, malah sebuah pencitraan yang baik bagi diri sendiri, sesuai dengan agama Islam dan menjadi tauladan bagi muslimah lainnya.

"Siapa saja yang pertama memberi contoh perilaku yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala kebaikannya dan mendapatkan pahala orang-orang yang meniru perbuatannya itu tanpa dikurangi sedikitpun. Dan barangsiapa yang pertama memberi contoh perilaku jelek dalam Islam, maka ia mendapatkan dosa kejahatan itu dan mendapatkan dosa orang yang meniru perbuatannya tanpa dikurangi sedikitpun." (HR. Muslim).

http://ridhakemuning.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Nurfaridah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

zaenudin | tutor
Memang Hebattt, bisa nambah ilmu juga sahabat.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0913 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels