QS. An-Nahl : 97 : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
Alamat Akun
http://vivi_hn.kotasantri.com
Bergabung
7 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Hadano - Kanagawa
Pekerjaan
IRT
Keluarga adalah tempat untuk mencurahkan kasih sayang, menaburkan asa, dan menumpahkan keluh kesah. Keluarga bisa menjadi syurga dunia, bila diisi oleh orang-orang yang sholih dan sholihah. Keluarga adalah impian setiap insan, tempat berkembangnya putik-putik bunga..hingga mekar dan menebarkan wangi ke selilingnya..itulah keluarga barokah...
http://hifizahn.multiply.com
Tulisan Hifizah Lainnya
Pencari Hidayah
8 April 2009 pukul 16:09 WIB
Sang Idola
31 Maret 2009 pukul 18:15 WIB
Cermin Ukhuwah
27 Maret 2009 pukul 16:50 WIB
Mendidik Anak di Negeri Sakura
13 Februari 2009 pukul 05:22 WIB
Duka Gaza di Universitas Keio
4 Februari 2009 pukul 05:22 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 11 April 2009 pukul 17:30 WIB

Skill Ibu Rumah Tangga

Penulis : Hifizah Nur

Seperti hampir semua lulusan universitas ternama dengan jurusan yang tinggi peminat, rata-rata teman-teman saya memiliki karir yang bagus setelah lulus. Menikah, memiliki anak, dan berkarir, suatu hal yang biasa di zaman sekarang ini. Malah mungkin, orang-orang seperti saya, yang memilih untuk menjadi ratu rumah tangga saja, dianggap aneh. Sayang, sudah sekolah tinggi-tinggi, tapi malah tidak bekerja. Begitu anggapan kebanyakan orang di sekitar saya.

Saya sendiri dahulu memiliki mimpi yang sama. Setelah menuntut ilmu di jurusan psikologi, tentu akan mudah mencari kerja. Menjadi wanita karir sambil mengurus rumah tangga. Ilmu saya yang bisa membantu memecahkan kesulitan orang lain, tentu sangat bermanfaat bila diterapkan di masyarakat. Tapi saya memilih untuk off dulu. Mengurus anak-anak, dan belajar untuk menjadi madrasah pertama bagi anak-anak.

Ternyata, pilihan saya ini justeru membuahkan banyak hikmah. Sehari-hari berkutat dengan urusan rumah, mengurus anak-anak, dan memikirkan pola pendidikan yang terbaik untuk mereka, bukan suatu hal yang mudah seperti anggapan kebanyakan orang. Perlu berbagai skill untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik. Kalau saya rinci satu persatu, skill yang dibutuhkan untuk menjadi ibu rumah tangga adalah :

1. Skill Kepemimpinan. Memimpin diri sendiri untuk mau membuat perencanaan diri, keluarga, dan pendidikan anak bukan sesuatu yang mudah. Begitu juga ketika harus menerapkan gaya kepemimpinan itu kepada anak-anak. Butuh banyak kesabaran agar anak mau memahami apa yang diinginkan seorang ibu.

2. Skill Manajerial. Menghadapi banyak pekerjaan dengan waktu yang terbatas butuh kemampuan mengatur diri dan waktu, agar semua pekerjaan bisa selesai dengan hasil yang memuaskan.

3. Skill Komunikasi. Mengkomunikasikan ide-ide kepada suami dan anak-anak butuh kemampuan tersendiri.

4. Skill Mendidik Anak. Mendidik anak dengan orientasi menurunkan nilai-nilai yang dimiliki orangtua bukanlah perkara mudah. Terutama bila lingkungan sangat jauh berbeda dengan apa yang diajarkan di dalam rumah.

5. Skill Mengurus Rumah, Memasak, dan Memenuhi Kebutuhan Fisik Semua Anggota Keluarga. Untuk saya, skill ini benar-benar learning by doing.

6. Skill Berkomunikasi dengan Masyarakat. Hidup bertetangga dengan orang yang berbeda bahasa dan budaya bukan sesuatu yang mudah. Diperlukan rasa PD yang tinggi untuk tetap berbaur dengan masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh seorang muslim.

7. Skill Manajemen Emosi. Berusaha terus mempertahankan keinginan untuk berkembang dan mengasah berbagai potensi yang dimiliki, meskipun "hanya" berstatus sebagai ibu rumah tangga.

Saya menyadari kerja berat yang harus dipikul oleh setiap wanita yang mengaku dirinya muslim. Apalagi orang-orang yang tetap memiliki karir di samping profesinya sebagai ibu rumah tangga. tentu lebih berat lagi amanah yang harus dipikulnya. Saya sering mendengar cerita teman-teman yang memiliki double profesi. Sebagai seorang ibu dan sebagai mahasiswa. Betapa rumitnya mengatur waktu agar semua kewajiban-kewajibannya sebagai ibu, isteri, dan mahasiswa terpenuhi dengan baik.

Mungkin ada kekurangan di sana sini. Kurang memberikan perhatian kepada anak, tidak bisa seperti mahasiswa single lainnya yang berada di kampus sampai malam untuk mengerjakan penelitian dan sebagainya. Tetapi semua kekurangan-kekurangan itu berusaha untuk ditutupi dengan kerja sama yang baik antara ia dan suaminya. Suatu kerja sama yang indah untuk mencapai mimpi yang besar.

Saya pun suatu saat nanti akan merajut kembali mimpi yang tertunda itu. Insya Allah.

http://hifizahn.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Hifizah Nur sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Mumtahah Annisa | Ibu Rumah Tangga
Di sini tempatnya kalau ingin berdiskusi sama teman-teman yang asyik banget.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1406 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels