HR. Bukhari : "Berhati-hatilah dengan buruk sangka. Sesungguhnya buruk sangka adalah ucapan yang paling bodoh."
Alamat Akun
http://indracss.kotasantri.com
Bergabung
7 Juni 2009 pukul 16:28 WIB
Domisili
Jakarta - DKI Jakarta
Pekerjaan
yg penting ada kerjaan
http://jakespeedcafe.blogspot.com
http://facebook.com/indra.cahyanto
http://friendster.com/11219655
http://twitter.com/indrajakespeed
Pelangi
Pelangi » Jurnal

Sabtu, 3 Oktober 2009 pukul 21:14 WIB

Gempa dan Ayat-Ayat Allah SWT

Penulis : Indra Cahyanto

Ingatlah seluruh manusia di bumi Allah ini, segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah SWT. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar, di antaranya lewat pesan singkat, yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur'an.

“Gempa di Padang, Sumatera Barat pukul 17.16, gempa susulan pukul 17.58. Esoknya gempa di Jambi pukul 08.52. Tengoklah sejenak apa yang tertulis di dalam Al-Qur’an!” Demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur'an dengan tuntunan pesan singkat tersebut, akan merasa kecil di hadapan Allah SWT.

17.16 (QS. Al-Israa’ 17 ayat 16) : “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

17.58 (QS. Al-Israa’ 17 ayat 58) : “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari qiyamat atau Kami adzab (penduduknya) dengan adzab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”

8.52 (QS. Al-Anfaal 8 ayat 52) : "(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Amat Keras siksaanNya.”

Dari itu semua, marilah kita simak bersama-sama tiga ayat Allah SWT di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu tiga kejadian gempa baru-baru ini di Sumatera. Berbicara mengenai adzab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya, ini tentu sangat menarik.

Dengan kekuatan teknologi mereka yang dianggap dapat serba mencukupi segala kebutuhan gaya hidup hanyalah dari sifat Ash-Shamad Allah SWT terhadap khaliqNya belaka. Gaya hidup bermewah-mewah seolah disimbolisasikan dengan acara pelantikan anggota DPR yang memang WAH. Kedurhakaan bisa jadi disimbolkan oleh tidak ditunaikannya amanah umat selama ini oleh ketakaburan para penguasa, namun juga tidak tertutup kemungkinan kedurhakaan kita sendiri yang masih banyak yang lalai dengan ayat-ayat Allah atau malah menjadikan agama Allah sekadar sebagai komoditas untuk meraih kehidupan duniawi dengan segala kelezatannya (yang sebenarnya menipu). Na’udzubillah.

Dan yang terakhir, terkait dengan “Fir’aun dan para pengikutnya”. Percaya atau tidak, para pemimpin dunia sekarang ini yang tergabung dalam kelompok Globalis (mencita-citakan The New World Order) seperti Dinasti Bush, Dinasti Rotschild, Dinasti Rockefeller, Dinasti Windsor, dan para tokoh Luciferian lainnya yang tergabung dalam Bilderberg Group, Bohemian Groove, Freemasonry, Trilateral Commission (ada lima tokoh Indonesia sebagai anggotanya), sesungguhnya masih memiliki ikatan darah dengan Fir’aun Mesir(!).

David Icke yang dengan tekun selama bertahun-tahun menelisik garis darah Fir’aun ke masa sekarang, dalam bukunya yang berjudul “The Biggest Secret”, menemukan bukti jika darah Fir’aun memang mengaliri tokoh-tokoh Luciferian sekarang ini seperti yang telah disebutkan tadi. Bagi yang ingin menelusuri garis darah Fir’aun tersebut hingga ke Dinasti Bush, silahkan cari di www.davidicke.com (Piso-Bush Genealogy), dan ada pula di New England Historical Genealogy Society.

Dalam masalah ini, memang bukan rahasia lagi jika sekarang Indonesia berada di bawah cengkeraman kaum NeoLib. Kelompok ini satu kubu dengan IMF, World Bank, Trilateral Commission, Round Table, dan kelompok-kelompok elit dunia lainnya yang bekerja untuk menciptakan The New World Order. Kalau diperhatikan, memang jelas-jelas, kubu The New World Order memiliki garis darah dengan Fir’aun. Kelompok Globalis-Luciferian inilah yang mungkin dimaksudkan Allah SWT dalam QS. Al-Anfaal ayat 52. Dan bagi para pendukung pasangan ini, mungkin bisa disebut sebagai “…pengikut-pengikutnya.”

Dengan adanya berbagai pesan singkat, mungkin “kebetulan” yang Allah SWT sampaikan dalam musibah gempa kemarin ini, Allah SWT jelas hendak mengingatkan kita semua. Apakah semua “kebetulan” itu sekadar sebuah “kebetulan” semata tanpa pesan yang berarti? Apakah pesan Allah SWT itu akan mengubah kita semua agar lebih ta’at pada perintahNya dan menjauhi laranganNya? Atau malah kita semua sama sekali tidak peduli, bahkan menertawakan semua pesan ini sebagaimana dahulu kaum kafir Quraiys menertawakan da’wah Rasulullah SAW? Semua itu berpulang kepada diri kita masing-masing.

Wallahu’alam bishshawab.

Dikutip dari Karya Ridyasmara - eramuslim

http://jakespeedcafe.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Indra Cahyanto sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

rainbow | Karyawan Swasta
KSC makin keren sekarang, fitur-fiturnya udah kaya FB aja. ;)
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1572 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels