Ali Bin Abi Thalib : "Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan, tapi ilmu bertambah apabila dibelanjakan."
Alamat Akun
http://kopiradix.kotasantri.com
Bergabung
1 Mei 2009 pukul 23:11 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Mahasiswa
Tulisan Muhammad Lainnya
Sepasang Pedang Kayu
18 Agustus 2013 pukul 20:00 WIB
Bulan Syawal atau Bulan 'Saya Awal'?
16 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
Perpisahan
14 Agustus 2013 pukul 23:00 WIB
Menjelang Tengah Malam di Malam Takbiran
8 Agustus 2013 pukul 15:00 WIB
Pengertian Sabar
31 Juli 2013 pukul 22:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Cermin

Selasa, 27 Agustus 2013 pukul 20:00 WIB

Seni Mencintai

Penulis : Muhammad Nahar

Alkisah, seorang pemuda menemui seorang ustadz yang dikenal cukup bijak dalam memutuskan perkara. Ia berkata, “Pak ustadz, saya sudah tidak lagi mencintai istri saya. Rasa cinta itu sudah tidak ada lagi.”

Sang ustadz berkata, “Cintailah istrimu.”

Sang pemuda berkata lagi, “Pak ustadz, rasa cinta itu sudah tidak ada.”

Sang ustadz berkata lagi, “Cintailah istrimu.”

Sang pemuda berkata lagi, mulai kehilangan kesabaran, “Pak ustadz, rasa cinta itu sudah tidak ada.”

Sang ustadz lantas berkata, “Tidak masalah apakah rasa cinta itu masih ada atau tidak, cintailah istrimu. Nak, sesungguhnya cinta itu hakikatnya memberi, bukan menerima. Dengan mencintai, maka rasa cinta itu cepat atau lambat akan tumbuh kembali. Jangan hanya menjadikan cinta itu sebagai perasaan yang menuntut untuk dipuaskan, tetapi jadikanlah cinta itu sebagai kekuatan untuk memberi dan memahami.”

Sang pemuda menganggukkan kepala, mengerti apa yang dikatakan sang ustadz.

***

Cinta tanpa seni mencintai bagai kapal rapuh yang penuh kebocoran berlayar di lautan, setiap saat bisa kandas atau tenggelam. Cinta dengan seni mencintai bagai Bahtera Nabi Nuh yang tidak akan pernah tenggelam walaupun badai dahsyat menggulung lautan yang sedang dilayari.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Muhammad Nahar sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Widia | guru
Semailah hikmah dengan berpikir, tumbuhkan hikmah dengan menulis, dan petiklah hikmah dengan membaca. Semuanya bisa dilakukan di KotaSantri.com. Tampilannya keren, biru menyejukkan. I like it! Tulisannya sederhana, indah, dan sarat makna. Bisa nulis dan bisa baca juga. Semoga selalu memberikan manfaat bagi pengunjungnya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1489 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels