|
QS. At-Taubah 9 : 129 : "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung."
|
|
|
http://imanyakin.modblog.com/ |
|
|
abisubhan |





Selasa, 21 September 2010 pukul 20:55 WIB
Penulis : Temmie Iswanto
"Khun Huda, assalamu’alaykum. Sabai di mai? Apa kabar?” sapa Tholhah saat bertemu dengan Huda.
“Wa’alaykumussalam warahmatullah. Alhamdulillah baik, sabai di. Khun sabai di mai? Anda baik juga?”
“Sabai di. Alhamdulillah.”
“Tholhah, panggil saja aku Huda atau … kalo mau Pi Huda.”
Kata Huda, “Buat saya kata khun terlalu formal. Di Thailand, sebutan khun digunakan di pemerintahan, di kantor-kantor dan di institusi-institusi resmi. Di kalangan masyarakat awam, kita biasa menyebut orang dengan namanya. Bahkan banyak orang sepantaran anakku yang tidak cangggung memanggilku dengan Huda saja. Mungkin kurang sopan, tapi justru menjauhkan rasa senioritas terutama dalam berpendapat dan berfikir.”
“Oh… maaf kalo gitu. Di Indonesia, kami biasa memanggil lelaki yang lebih senior dengan sebutan pak atau bapak.”
Subhanallah.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Temmie Iswanto sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.