|
QS. At-Taubah 9 : 129 : "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung."
|
|
|
http://rianfitaria.blogspot.com |
|
|
Rianfita |
|
piet.kecil@gmail.com |
|
http://twitter.com/Rianfita |





Kamis, 4 April 2013 pukul 21:00 WIB
Penulis : Rianfita Ria S.
Kita punya cara masing-masing untuk memilih belahan jiwa. Memang tidak bisa main-main, walaupun sebagian orang ada yang begitu mudahnya memilih dan mungkin membuangnya lagi. Sejatinya belahan jiwa itu satu.
Belahan jiwa itu yang menghormati dan memuliakan kita. Perhatikan bagaimana caranya berbicara, belahan jiwa akan menundukan hatinya dan sangat menghargai kita.
Belahan jiwa itu akan datang kepada orangtua, meminta kita dengan sepenuh hatinya. Meminang dan menikahi kita dengan penuh tanggung jawab. Itu adalah harapan dari setiap hati kita.
Ya Allah.... aku berdo'a untuk hati ini, "Semoga dia akan menjagaku, memberi ketenangan kepadaku, bersama-sama membangun maghligai rumah tangga yang baik, dan menjadi suami yang selalu berada di sisiku."
Ini adalah sebuah keinginan yang baik dan mulia. "Ya, aku ingin sakinah bersamamu."
http://rianfitaria.blogspot.com
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rianfita Ria S. sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.