|
Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
|
|
|
http://emirnia.multiply.com/ |
|
http://facebook.com/eka.mirnia |





Kamis, 26 Juli 2012 pukul 11:15 WIB
Penulis : Eka Mirnia
Ya nurani, mengapa aku harus melawanmu, jika akhirnya hanya menyiksa diri dan meninggalkan keresahan? Mungkinkah sesuatu yang bertentangan denganmu itu melawan takdir?
Ya nurani, sadarilah bahwa Allah selalu ada dalam ruang terdalammu. Dan jikalau cahaya ruangmu diterangi cahaya Allah, pastilah aku bisa menemukan jalan terbaik itu.
Ya nurani, jikalau suatu hari ternyata jalan terbaik itu bukanlah jalan yang selama ini kuyakini terbaik itu, maukah kamu menuntunku untuk ikhlas menerimanya?
Ya nurani, jikalau jalan terbaik itu bukanlah jalan yang kupilih selama ini, maukah kamu menenangkan kesedihan itu bahwa setidaknya aku sudah berusaha dan berada di jalan yang benar, jalan yang menuju pada apa yang selama ini kupilih, jalan yang selama ini kuanggap baik untuk dunia dan akhiratku, tetapi ternyata ada yang lebih baik lagi dari itu?
Ya nurani, jikalau jalan terbaik itu memang benar pilihanku selama ini, maukah kamu tetap menemaniku dan membimbingku agar aku tidak menjadi seorang yang sombong pada nikmat-nikmat Allah?
Dan nurani, sembah sujudku pada Allah pencipta kita yang telah menyertakanmu bersamaku, dan kuharap akan selalu ada nurani-nurani lain yang juga setia menemani dan menjagaku, hingga ajal menjemputku.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Eka Mirnia sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.