Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Hamasah!
12 April 2011 pukul 11:05 WIB
Apakah Benar Kita Tetap dalam PetunjukNya?
6 April 2011 pukul 10:00 WIB
Kuajak Kau ke Surga
4 April 2011 pukul 13:30 WIB
Sedamai Alam Raya
31 Maret 2011 pukul 11:25 WIB
Mengapa Harus Rumahku, eh, Kost-ku Surgaku?
26 Maret 2011 pukul 10:50 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Kamis, 14 April 2011 pukul 10:10 WIB

Catatan Hati

Penulis : Rifatul Farida

Dalam catatan-catatan hati, yang telah kutulis rapi, tentang sebuah keputusan baik, bahwa aku siap untuk mencintaimu, karenaNya. Maka, berikan aku satu tanda, kalau engkau menginginkan aku membersamaimu dalam banyak ketaatan. Meski pada kenyataannya, engkau tak pernah hadir dalam raka'at-raka'at panjangku.

Aku tak perlu hitungan-hitungan itu, cukup mula niat yang sama, bahwa kita memadukan hati adalah untukNya dan karenaNya, maka kuterima engkau sebagai imam. Dan aku telah siap menopang jiwamu, dan aku telah siap menjadi tempatmu menyandarkan lelah dunia, dan aku telah siap menjadi apapun yang engkau inginkan, yang engkau mau, sebanyak apapun dalam ikhtiarku menjadi yang terbaik untukmu, karenaNya.

Itu, kemarin, sebelum kita bertemu.

Namun sekarang, rasa sakit di hati orang-orang terkasih kembali menggores. Mungkin kali ini cukup dalam. Karena engkau adalah lelaki pilihan yang telah disenangi mereka. Ada harapan besar kulihat berbinar di mata-mata yang selalu memandangku dengan banyak tanya. Dan aku, telah tega meredupkan binar-binar itu hanya dengan satu kata tak terduga. Aku merasa bersalah, mungkin, namun aku yakin aku tak salah.

Tak masalah jika engkau masih awam dalam agama, karena telah kusiapkan hari-hari kita dengan belajar bersama. Tak masalah jika engkau asing dan tak mengerti tentang banyak istilah gerakan dakwah, karena telah siap tangan-tangan istiqamah membawamu turut serta melaju. Tak masalah jika semuanya dan dalam banyak hal kita harus memulai dari awal, karena aku telah siap membersamaimu. Bahkan, tak masalah bagiku seandainya kita harus memulai meletakan batu pertama peradaban itu di ruang sederhana milik orang lain yang harus kita bayar tiap bulan, toh rumahku surgaku itu letak pemaknaannya di hati. Sungguh, tak ada masalah dengan apapun selain hal prinsip itu. Hal prinsip yang kemudian tak kudapati ada dalam dirimu.

Maka, maafkan aku, karena kini kukemas catatan-catatan hati yang telah terlanjur tertulis. Biar kusimpan, hingga takdir itu datang membukanya kembali, pada sang belahan jiwa, yang tak harus kutemukan di dunia. Karena berakhirnya masa hidup ini, bisa terjadi kapan saja.

http://rifarida.multiply.com

Suka
Nurfitri Rahmawati menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eka | Karyawan
Salam kenal untuk semua yang ada di KotaSantri.com. Saya baru ikut program ini, tempat ini memang tempat yang paling tepat untuk membekali pengetahuan dengan agama. Pokoknya okelah, tempat mengisi kekosongan disaat kesepian.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1305 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels