Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://desmeli.kotasantri.com
Bergabung
5 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - DKI Jakarta
Pekerjaan
Karyawati
Tulisan Desmeli Lainnya
Tak Selamanya Begitu
10 Mei 2010 pukul 19:21 WIB
Tidak Demikian
7 September 2009 pukul 18:56 WIB
Insinyur Kata
12 Agustus 2009 pukul 19:02 WIB
Atas Nama Cinta
1 Juli 2009 pukul 19:00 WIB
Ashabul Kahfi
12 Juni 2009 pukul 18:35 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Senin, 24 Mei 2010 pukul 17:33 WIB

Cinta oh Cinta

Penulis : Desmeli

CINTA Oh CINTA…

Satu kata yang penuh misteri.

Satu kata dengan berjuta makna.

Satu kata yang mempunyai kekuatan luar biasa.

CINTA dengan kekuatannya mampu membuat orang waras menjadi gila, CINTA dengan segala kekuatannya mampu membuat orang sadis menjadi romantis, CINTA dengan segala kekuatannya mampu mengubah pemikiran yang rasional menjadi irasional, CINTA dengan segala kekuatannya mampu membuat orang melakukan apa saja demi mendapatkannya.

Banyak orang yang bahagia karena CINTA dan tidak sedikit pula orang terluka karenanya.

Tertawa sendiri, tersenyum sendiri, mereka bilang sedang jatuh CINTA.

“Para penCINTA saling berdekapan lebih erat di antara mereka. CINTA dan keragu-raguan tiada pernah diungkapkan dalam bahasa yang sama,” kata Kahlil Gibran, Sang Maestro CINTA dari Padang Pasir.

Males makan, sedih berkepanjangan, sampai ingin loncat dari jembatan, mereka bilang lagi putus CINTA.

“Dari dulu, begitulah CINTA, deritanya tiada akhir,” kata Pat Kay dalam cerita Mitologi Budha.

CINTA oh CINTA…

CINTA dilahirkan untuk menyapa dunia dan menjadi rahmat bagi semesta. Pohon berbuah karena CINTA, Angin berhembus karena CINTA, Hujan turun karena CINTA, Sungai mengalir karena CINTA, Matahari bersinar karena CINTA.

Cerita CINTA Majnun terhadap Laila yang sangat terkenal itu, menunjukkan bahwa Majnun akhirnya dibunuh oleh CINTAnya kepada Laila. Qarun dibunuh oleh CINTAnya kepada harta benda. Dan Fir’aun dibunuh oleh CINTAnya kepada kedudukan.

Dan, sesungguhnya CINTA sejati itu adalah CINTA antara seorang hamba kepada penciptanya, yaitu Allah SWT yang Maha Mencintai (Al-Wadud).

Dia mencintai mereka dan mereka mencintai Allah (QS. Al -Ma’idah : 54).

Jika CINTA orang yang mabuk asmara kepada Laila dan Salma, telah
Merampas hati dan pikiran.
Lalu, apa yang dilakukan oleh orang yang kasmaran, yang di dalamnya
Mengalir rasa CINTA kepada Yang Mahatinggi?
(Syair dikutip dari buku La Tahzan)

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Desmeli sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Dede Wahyudin | Karyawan Swasta
Syukron... Akhirnya saya bisa menemukan media penyejuk hati. Saya senang sekali. Mudah-mudahan bisa menambah wawasan keislaman saya Aamiin. Keep istiqomah dan salam ukhuwah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0947 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels