|
HR. Muslim : "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada sosokmu dan hartamu, tetapi Dia akan melihat kepada hatimu dan amalanmu."
|


Kamis, 22 April 2010 pukul 17:25 WIB
Penulis : septia fristiana wati
Waktu terus berjalan, terus dan terus. Tapi perasaan gundah dan gelisah itu masih terpaku di dalam hatinya, bagaikan mangsa serigala yang tak berdaya dalam cengkeramannya.
Dengan wajah yang lusuh tak bergairah, ia menjalani kehidupannya dengan perasaan tidak terima terhadap apa yang ada dalam kehidupannya. Permasalahan yang begitu rumit dan ragu akan jawabannya, "Mengapa aku tidak seperti yang lainnya?" mungkin itu ungkapan perasaannya.
RASA ITU. Ya, mungkin ia baru menyadarinya. Mengapa ia tidak bertanya kepada Tuhannya? Dengan niat dan keikhlasan, ia mencari jati diri dalam kehidupannya tanpa rasa lelah dan memikirkan harta.
Hari pun berganti bulan dan bulan pun berganti tahun. Tanpa disadarinya, ia membuka sebuah halaman yang menyentuh hatinya, "Mengapa aku melupakan sehatku dan waktu luangku? Dengan sekuat daya, ia berusaha bangkit dari tidurnya untuk memberi arti dalam hidupnya.
Tak ada masalah yang tak teratasi. Insya Allah.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan septia fristiana wati sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.