|
QS. At-Taubah 9 : 129 : "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung."
|
|
azul_brahm@yahoo.com |

Oleh Gagak Putih
Assalamualaikum wr wb kawan2…
Wah, pertama kali nulis di KotaSantri.com
agak deg2an..
Hm..saat menggoreskan notes ini, perasaan geram seketika datang ke pikiran..
Geram..sekaligus miris,sedih,ironis,ngenes..semua jadi satu..
Diantara perasaan geram itu, rasa malu juga menggelayuti diri..malu menjadi warga merah putih..
Betapa tidak, setiap membaca surat kabar..ada saja berita tentang kebobrokan negeri muslim yg konon pernah punya koneksi khusus dgn ulama besar seperti Hasan Albanna(mesir) hingga mesir menjadi negeri pertama yang mengakui kemerdekaan negara ini.
Mulai dari buaya vs cicak, kasus Century (triliunan Sen metu lewat mburi), sampai2 saudara nya pemilik rumah makan soto terkenal juga ikut..haha,bercanda, itu kan Pak Jayus, tapi ini Pak Gayus Tambunan namanya. Wah wah..uang pajak segitu banyaknya kok di embat sendiri to bang bang..
Wow,suatu hari saya tertawa mendengar anekdot orang Indonesia untuk mereka sendiri :
“Kalau ada lelang organ manusia, pasti yg paling laris otak orang Indonesia, knp?karena otak orang Indonesia paling fresh dan jarang digunakan, jadi g ada bedanya sama barang baru..hehe…”
Gila memang..tapi ada benarnya sih, otak koruptor2 itu memang tidak pernah digunakan memikirkan orang2 dibawahnya, asal perut penuh, yg lain mah cuek aja. Gini Indonesia mau bebas dari bencana?dream on man..Hm..Kenapa Indonesia hanya jalan ditempat di segala aspek..Saat Mancanegara mulai membicarakan roket dan nuklir, roket kita saja masih nyasar dan melukai petani tak berdosa..Saat NASA sudah berencana memindahkan habitat makhluk bumi ke mars, kita masih sibuk nyuci keris..mbakar kemenyan..kapan majunya..
Saat melihat jawaban wawancara Putra Nababan dengan masyarakat Amrik sana tentang Indonesia, saya mencoba membandingkan jawaban wawancara wartawan local dengan masyarakat kita tentang Amerika, terlihat sama tapi kata2nya berbeda.
Putra N : “Mr, anda tahu siapa presiden Indonesia yg sekarang?”
Mr.X : “Hm..saya kurang tahu, tapi saya pernah mendengar dan saya berharap saya lebih banyak mengetahui tentang Indonesia dalam waktu dekat ini
Kita coba bedakan :
Wartawan : “Mas, presiden amerika sekarang siapa ya?”
Masyarakat : “Wah,nggak tau mas, mau siapapun presidennya, hidup saya juga gini2 aja,gak berubah, jadi buat apa saya ngurusi presiden orang lain
Masya Allah..sampai segitunya..tapi kita juga mesti ber khusnudzan, mungkin orang itu terlalu sibuk hingga jarang melihat televisi.
Saya juga berdecak kagum saat membaca cara orang jepang menyediakan ikan segar..
Ya, kita semua tahu orang jepang sangat menyukai ikan segar, tapi nelayan pesisir disana kebingungan karena persediaan ikan dilaut terdekat hanya cukup untuk beberapa tahun saja. Mereka pun mulai berpikir dan bertindak jauh kedepan.
Satu2nya cara hanyalah mencari dilaut yang lebih jauh, tapi tentu saja butuh waktu lama dan saat kembali ke darat ikan2 itu akan mati membusuk dan tidak segar lagi.
Cara kedua adalah tetap mencari ikan di laut jauh namun kali ini dengan membawa box es agar ikan tidak membusuk dan tetap segar..Tapi orang jepang sangat bisa membedakan kualitas ikan beku dan ikan segar, tentu saja harga ikan beku bisa anjlok karena kualitasnya berbeda.
Aha!!mereka pun menemukan sebuah cara, kita buat sebuah tangki penampungan ikan di kapal kita agar ikan2 tetap hidup dan tetap segar saat kita kembali ke darat. Mulanya ikan2 itu berenang normal di dalam tangki,Namun tak lama kemudian, ikan2 itu lemas tak berdaya tp tdk sampai mati, hm..konsumen juga bisa membedakannya dgn ikan segar karena ikan2 itu tidak terlalu sering bergerak slama perjalanan kembali ke darat , mereka kehilangan kelenturan daging dan sirip karena suplai darah yg tidak lancar. Tentu saja beda dgn ikan segar.
Tapi mereka tak kehabisan akal..Mereka memasukkan satu hiu kecil kedalam tangki itu. Untuk apa?
Agar kelenturan daging dan suplai darah keseluruh tubuh lancar, maka ikan harus terus berenang. Dan hiu itu adalah satu2nya cara agar ikan terus berenang. Ya, hiu kecil akan memakan sebagian kecil ikan ,sisanya akan terus berenang menghindari hiu tersebut, sampai kapal sampai didarat, ikan2 yg tersisa tentu tak ada bedanya dengan ikan asli diambil langsung dari laut..Karena terus bergerak..Itulah ikan segar..
Luar biasa bukan?hm..mungkin memang Indonesia blum saatnya disejajarkan dengan Jepang.
Kita mungkin,eh ..bukan mungkin, tapi harus menjadi generasi2 muda pembangun Negara ini.
Kita masih pantas berbangga diri, kita pernah punya Hasyim Anshari, Ahmad Dahlan, Bung Karno, Sri Mulyani yang pernah jadi menteri keuangan terbaik se-asia, atau pak SBY yg pernah didaulat jd salah satu dari 100 orang paling berpengaruh.
Negara2 di atas boleh bangga punya teknologi maju, tapi kita harus lebih bangga punya banyak potensi di masjid2 dan majelis2..kita punya metode penyembelihan hewan yang jauh lebih modern dan sehat daripada negara2 maju (mau tahu teknologi apa itu?tunggu goresan berikutnya :) ) dan Kita sebagai negara mayoritas muslim punya satu idola dan panutan yang bahkan negara2 maju mengakuinya. MUHAMMAD SAW.The best person in the world.
Tinggal bagaimana kita terus memutar otak agar panutan kita benar2 bisa jadi central introspeksi diri kita untuk jadi manusia yg lebih baik. Ingat, seribu langkah besar dimulai dari satu langkah kecil.
Insya Allah Negara ini akan jauh lebih maju, amin.
“Masyarakat ekonomi primitif ditandai dengan mata pencaharian pemburu seperti Indian Amerika. Sedang masyarakat ekonomi modern ditandai dengan perniagaan, yaitu masyarakat Islam yang dipimpin Muhammad and his immediate successors ! “
(Adam Smith, Bapak Ekonomi Dunia)
Cukup ini dulu curhatan saya, mungkin berikutnya jauh lebih panjang (Lha kok??!).
Semoga ada ilmu bermanfaat yg bisa diambil dari tulisan saya ini. Masukan dan kritik sangat dibutuhkan.
Wassalam :) .
-Gagak Putih-
| Bagikan | Tweet |
|
--- 2 Komentar ---