Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
Alamat Akun
http://aryanto.kotasantri.com
Bergabung
14 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Borong, Manggarai Timur - Nusa Tenggara Timur
Pekerjaan
Karyawan Swasta
Aryanto, dari namanya mungkin orang mengira saya dari Jawa, tapi bukan, saya dilahirkan di Ende, NTT. masa kecil dilalui di Ende, kelas 1 SMP hijrah ke Jakarta mengikuti kakak, dan melanjutkan kuliah program S1 di salah satu universitas swasta di kota Malang.....Nggak ada yang istimewa dari saya.... saya hanyalah hamba …
arialende@yahoo.com
arialende
aryanto0674@yahoo.co.id
Catatan Aryanto Lainnya
Bunda! berhati-hatilah dalam berkata
2 Desember 2009 pukul 09:21 WIB
Cinta nggak memerlukan sebab
18 November 2009 pukul 09:17 WIB
Catatan
Rabu, 10 Maret 2010 pukul 10:56 WIB
Allah, Sumber Cinta dan Bahagia

Oleh Aryanto Abdul Latif

Ada pepatah mengatakan: “jangan bertepuk sebelah tangan”, sebab bertepuk sebelah tangan tidak akan menghasilkan bunyi tepukan. Sebuah pepatah yang menggambarkan cinta yang tiada berbalas. Mencintai, tidak tidak dicintai.

Pepatah itu hanya berlaku untuk cinta antara sesama manusia. Tidak akan pernah berlaku untuk seorang hamba dengan tuhanNya. Allah adalah Dzat yang Maha Mencintai. Sumber segala Cinta, yang tiada pernah memudar. Yang terus mencintai meskipun tidak dicintai oleh sebagian hamba-hambaNya. Yang cintaNya mengalir deras, tanpa ada yang bisa mengukurNya.

Karena CintaNya itulah alam semesta ini ada. Karena CintaNya itu pula alam semesta tertata dan terpelihara begitu rapinya. Karena Cinta itu pula manusia tercipta. Dan karena Cinta itu pula segalanya bakal kembali kepadaNya.

Cinta hanya bisa disambut dengan cinta. Barulah tercipta kebahagiaan. Jika cinta hanya bertepuk sebelah tangan, ia menjadi tidak ada gunanya bagi kebersamaan. Sang pemberi cinta tetap berbahagia, karena cinta memang tidak harus memilki. Tetapi sayang, orang yang dicintai tidak menyadari. Maka, sebuah kebahagiaan tak terkira dalam kebersamaan, terlewatkan begitu saja.

Kebahagiaan cinta, sesungguhnya bukan dirasakan oleh orang yang dicintai, melainkan oleh orang yang mencintai. Jadi, berbahagialah orang yang mencintai dan rugi besarlah orang yang tidak bisa mencintai.

Karena itu, kebahagiaan selalu bersama Allah sebab Dia adalah sumber Segala Cinta. Dia adalah Sumber Kebahagiaan. Begitulah, Sumber Cinta-dengan sendirinya-adalah Sumber Kebahagiaan.

Maka, kalau kita ingin berbahagia, “bercintalah” dengan sumber cinta dan kebahagiaan itu. Bukan sekedar ingin dicintai, atau menuntut untuk dicintai, melainkan justru mencintaiNya. Mencinta adalah jalan menuju kebahagiaan. Semakin cinta anda kepada Allah, semakin bahagialah Anda!

Dikutip dari buku “Bersatu dengan Allah” penulis Agus Mustofa

Bagikan

--- 4 Komentar ---

cinta sejati menyukai catatan ini.
Mundzakir | Teknisi Printer
Wah, udah beberapa tahun ane gak masuk KSC, sampe lupa account lama, akhirnya buat lagi. Tapi sekarang fasilitasnya dahsyat.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0418 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels