|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|
|
|
li3nda_sari3 |
|
http://facebook.com/nurlinda sari |



Kamis, 19 Maret 2009 pukul 18:11 WIB
Penulis : Nurlindasari
Ibu ...
Kau adalah cintaku
Kau adalah kekasih hatiku
Kau adalah cahaya dalam hidupku
Ibu ...
Kau selalu setia menemaniku
Saat malam gelap, kau bangun tuk menyusuiku
Tak peduli walau tidurmu terganggu
Oh, Ibu ...
Surga ada di bawah telapak kaki ibu
Namun sulit untukku menggapainya
Karena kini kau telah tiada
Hanya do'a yang dapat ananda pinta pada Sang Pencipta
Agar kau dapat tenang di alam sana
Tuk selamanya
Puisi ini ananda persembahkan tuk ibunda tercinta. Tak terasa tahun ini sudah 7 tahun ibu pergi.
Love u mom.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Nurlindasari sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.