HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://elly.kotasantri.com
Bergabung
23 Desember 2010 pukul 21:21 WIB
Domisili
Samarinda - Kalimantan Timur
Pekerjaan
Jurnalis
nothing
http://ellysayangallah.blogspot.com
http://facebook.com/Elly Shoong ZShaank
http://twitter.com/@ellysayangallah
Tulisan Elly Lainnya
Akan Indah pada Waktunya
18 November 2011 pukul 13:35 WIB
Teruntuk Kau yang Entah Siapa
14 November 2011 pukul 13:45 WIB
Selesainya Masalah tanpa Masalah
7 November 2011 pukul 09:00 WIB
Ke Mana Dirimu?
19 Oktober 2011 pukul 17:00 WIB
Cintailah Ia dalam Diam
17 Oktober 2011 pukul 12:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Muslimah

Kamis, 24 November 2011 pukul 14:00 WIB

Wanita Hebat?

Penulis : Elly Kartika Sari

Manakah yang lebih hebat? Wanita yang melahirkan orang-orang hebat atau wanita yang dilahirkan sebagai orang hebat?

Pemikiran semakin berkembang, sampai ada pertanyaan demikian, hebat-hebatan antara seorang pemimpin wanita dan perannya dalam rumah tangga yang tiada lain adalah seorang ibu rumah tangga.

Tidak dipungkiri memang kita banyak menemukan wanita-wanita yang disebut hebat dalam kariernya, seperti Rita Widiyasari menjadi perempuan pertama menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara, Sekar Wijayanti menjadi Kapolsek, hebat karena jabatan beresikonya yang seharusnya dipikul perwira laki-laki, Rina Barito memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia, Pengacara, Dosen. Mengintip sejarah masa lalu, kita masyarakat Indonesia pernah dipimpin oleh presiden wanita pada tahun 2001. Meski begitu, tidak dipungkiri bahwa wanita tetap saja tidak sehebat laki-laki dimana mereka bisa lebih eksis dalam karirnya.

Di sisi lain, wanita yang jauh dari pembicaraan banyak orang, dan tak pernah disorot keberadaannya, tetap eksis dengan perannya mengandung, melahirkan, membesarkan buah hati hingga menjadi orang penting. Tidak sedkit dari wanita-wanita itu ibu dari seorang presiden, perdana menteri, sekjen PBB, Panglima Perang, Polisi, Dokter, Insinyur.

Sebagai perbandingannya, wanita yang terlahir sebagai orang hebat belum tentu melahirkan generasi hebat, sedangkan wanita yang melahirkan orang-orang hebat sudah tentu adalah seorang wanita yang hebat, karena ia lahirlah generasi-generasi hebat itu. Luar biasa.

Jaman tidak akan pernah membuat wanita menyamai laki-laki. Walaupun disebutkan yel-yel kesetaraan gender, tetap saja wanita dan laki-laki berbeda dalam hal peran, tugas, dan kewajibannya masing-masing. Wanita tetaplah wanita mengandung, melahirkan, menyusui, memasak, mengurus kehidupan rumah tangganya. Wanita tetaplah wanita dengan segala kemampuan, kewajiban, dan kehebatannya. Yang harus berubah adalah wanita juga berhak mendapat/menuntut pendidikan layaknya laki-laki, mendapat perlakuan yang baik, dihormati keberadaannya, wanita harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah. Hal ini bisa terwujud jika wanita memiliki kemampuan yang sama dalam memperoleh pendidikan.

Lalu hebatan siapa ya?

Mereka yang melahirkan orang-orang hebat, karena dengan itu saja mereka telah hebat sekali.

http://ellysayangallah.blogspot.com

Suka
azhari yusuf menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Elly Kartika Sari sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

agung sutrisno | PNS
Isinya bagus, ringan, gampang dibaca, dan menyentuh kehidupan sehari-hari. Keep on good works!!!
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1718 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels