Imam Nawawi : "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu."
Alamat Akun
http://nurvhie.kotasantri.com
Bergabung
9 Februari 2011 pukul 10:49 WIB
Domisili
Cengkareng - Jakarta
Pekerjaan
Harvest
http://nurvhie.wordpress.com/
fitri_senja@yahoo.com
Tulisan Nurfitri Lainnya
Dilema Hati
6 Februari 2012 pukul 12:12 WIB
Karena Aku Sahabatmu
30 Januari 2012 pukul 15:15 WIB
Maafkan Aku
16 Januari 2012 pukul 12:00 WIB
Aku Pantas Bahagia
2 Januari 2012 pukul 13:31 WIB
Tentang Harapan
26 Desember 2011 pukul 12:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Cermin

Selasa, 21 Februari 2012 pukul 14:15 WIB

Malaikat Jibril, Kerbau, Kelelawar, dan Cacing

Penulis : Nurfitri Rahmawati

Suatu hari, Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya, yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril segera pergi menemui si kerbau.

Di siang yang panas itu, si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril mendatanginya, kemudian bertanya kepada si kerbau, “Hai kerbau, apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau?”

Si kerbau menjawab, “Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, daripada aku dijadikan-Nya sebagai seekor kelelawar yang mandi dengan kencingnya sendiri.” Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril segera pergi menemui seekor kelelawar.

Malaikat Jibril mendatangi seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah goa, kemudian bertanya kepada si kelelawar, “Hai kelelawar, apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar?”

“Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar daripada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal di dalam tanah, berjalannya saja menggunakan perutnya,” jawab si kelelawar. Mendengar jawaban itupun Malaikat Jibril segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.

Malaikat Jibril bertanya kepada si cacing, “Wahai cacing kecil, apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing?”

Si cacing menjawab, ”Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, daripada dijadikan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal shaleh, ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya.”

http://nurvhie.wordpress.com/

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Nurfitri Rahmawati sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Riesna | I'm Real Jobless
KotaSantri.com adalah situs keren yang memungkinkan kamu mengetahui dan mempelajari ilmu agama Islam lebih jauh, mudah, dan mengena. Di sini juga kamu bisa saling bersilaturahmi dengan para santri, melalui email dan chatting room yang tak kalah keren!
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0531 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels