|
HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
|
|
|
http://vitraziz@blogspot.com |
|
Danny Savitra |
|
|
vitra's |
|
danny.savitra |
|
http://facebook.com/danny.roza.9 |
|
http://twitter.com/vitras19 |





Oleh Danny Savitra
Kecantikan adalah impian para wanita,
Mereka berdandan, berhias, menunjukkan perhiasan dan kemolekan tubuh,hanya untuk mendapatkan gelar ratu kecantikan.Tidakkah mereka mengetahui kecantikan yang hakiki?
Inilah nasehat seorang ayah kepada puterinya,akan makna kecantikan yang hakiki
Kecantikan jiwa lebih tinggi nilainya;
Wahai puteriku, jika engkau menginginkan kecantikan menghiasi tubuh dan akalmu
Tinggalkanlah kebiasaan bertabarruj (bersolek), karena kecantikan jiwa itu lebih tinggi dan lebih mulia(Hal ini sebagaimana) bunga buatan yang dibuat oleh para penghiasnya, namun bunga yang berada di taman tidak ada yang menyaingi keindahan dan bentuknya
Wahai putriku jadilah engkau seperti matahari yang menyinari manusia, baik yang mulia maupun yang hina
Rasa malu dan sikap lemah lembut adalah perangai terpuji
Jadikanlah rasa malu sebagai perangaimu, karena rasa malu lebih utama dalam diri seorang wanita
Tidak ada kebahagiaan sedikitpun pada seorang gadis jika rasa malu sudah lenyap darinya dan jika engkau melihat seorang yang tertimpa kesusahan, Ulurkanlah kepadanya bantuan dan iringilah dengan cucuran air mata kebaikan,karena air mata yang keluar dari rasa kebaikan lebih indah dalam pipi dan lebih cantik dan lebih tinggi nilainya dari permata
Dialihbahasakan oleh Abu Hasan Arif dari kitab al-Adwa fil Lughatil Arabiyyah
(Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Edisi 25 hal. 51)
vitra
| Bagikan | Tweet |
|
--- 3 Komentar ---