QS. At-Taubah 9 : 129 : "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung."
Alamat Akun
http://sari_asma.kotasantri.com
Bergabung
1 Februari 2010 pukul 16:22 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Mahasiswi
Catatan Sari Lainnya
Oh Lucunya Manusia Negeri Ini
5 November 2011 pukul 07:44 WIB
Belajar Dulu, Kini, dan Nanti
3 November 2010 pukul 12:44 WIB
Catatan
Kamis, 9 Agustus 2012 pukul 12:10 WIB
ROHINGYA, KAUM YANG TERLUKA

Oleh Sari Anggar

Baik kuceritakan sebuah negeri

Nan indah lagi elok mata memandang

Bagaikan mutiara yang terpendam

Hamparannya luas umpama zamrud khatulistiwa

Tak kalah indah dengan bumi kita indonesia

Myanmar namanya...



Di sudut bumi Myanmar...

Ada suatu kaum yang terluka

Menangis... merintih... sayat nanar berdarah

Terjajah pada sebuah hamparan

Terasing pada keramaian kebrutalan

Terusir dari tempat lahir dan mati



Dunia menyebutnya kaum rohingya...

Berasal dari Arakan

Suatu kerajaan penyebar agama rahmat semesta alam sebelum Burma didirikan

Ya! berada sebelum Burma didirikan...

Kaum Rohingya yang terluka...

Miskin di antara berlian tanah kelahiran



Satu per satu nyawa dibabat habis

Bukan barang sehari dua hari

Bertahun bahkan berabad

Anak, lansia, dewasa dibantai, ditembak, ditawan pula dibakar

Digorok dan tak seronok

Entah apa musababnya

Mungkin karena aqidah yang dicinta



Rohingya... kaum yang tertindas

Dibantai oleh militer junta

Disiksa lagi tak berperasa

Menjerit nestapa pada dunia

Berlari, terkatung, berjelajah benua samudra

Demi selamatnya nyawa dan aqidah



Lihatlah...

Benua ini dipenuhi dengan bendera yang berkibar-kibar

Semua berkoar-koar

Inilah hak asasi dan kemanusiaan

Mengaku cinta perdamaian...

Tapi kalah dengan lebah!

Yang senantiasa menjaga saudaranya tanpa kenal lelah



Wahai dunia belalakkan mata

Tidakkah kau lihat tangisan darah kemanusiaan

Buka telinga, kepala dan dada

Jerit kemanusiaan menyayat jiwa

Ratusan ribu nyawa telah hilang

Tapi kau bungkam bagai pecundang



Ah... pastilah semua merindu kedamaian!

Yang merasuk ke dada lewat kepala

Tak ada yang mengajarkan kekerasan pula penindasan

Kecuali hati yang telah mati

Atau telinga yang telah tuli



Aku malu... pada kawanan lebah yang saling menjaga

Berkorban memberi sepenuh hati

Aku malu... pada seonggok manusia di negeri Palestina sana

Di tengah derita masih sergap ikhlas berbagi

Lalu... biarlah kita bertanya... mencari pada nurani

Untuk muslim rohingya yang kita cintai.




Markas inspirasi

Pojok Duren Bangka

13 Ramadhan 1433H


Sari Anggar Kusuma Melati

Nama Pena: Sari Asma Anggar

Follow me on Twitter: @sariasmaanggar

Add me on Facebook: sari asmaanggar

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Elsye Ivanne | Swasta
Semoga dengann bergabung di KotaSantri.com banyak manfaat yang saya dapatkan n dapat bertukar fikian dengan akhi n ukhti. Mohon bimbingannnya karena dalam waktu dekat saya harus mengakhiri masa lajang dan berdampingan dengann seorang aktivis dakwah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0883 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels