|
Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
|
|
|
http:// http://www.loves-samsharing.blogspot.com |
Oleh Samsul Zakaria
Amukmu membuat semua terperanjat
Semua yang ada bergegas meninggalkan
Mencari tempat yang aman dari marahmu
Dengan bantuan angkutan yang seadanya
Dengan segala upaya yang diusahakan
Korban jiwa pun mulai berjatuhan
Ditemukan relawan yang ikhlas berjuang
Orang tua nan renta tertatih untuk berlari
Dibantu volunteers tanpa kenal lelah
Gadis-gadis imut menangis tanda sedih
Tak pernah berdosa menanggung derita
Arek-arek kecil dengan segala polosnya
Hanya mampu berharap walau tanpa suara
Saat bermain bersama terpaksa tersita
Demi keselamatan yang terus mengancam
Demi masa depan bahagia yang terimpikan
Terlalu sulit tuk mengatakan
Terlalu berat tuk mengucapkan
Adakah ini ujian dari Tuhan?
Tu’ tingkatkan derajat kaum beriman
Apakah ini sebuah teguran?
Atas segala tingkah yang urakan
Atau memang alam sudah muak?
Gunung tak sudi lagi melihat manusia
Selalu meminta tak mau menjaga
Selalu menuntut tiada tahu memberi
Selalu memangsa tanpa kenal batas
Ya Allah apakah gerangan,
Apa hikmah di balik peristiwa?
Musibah bertubi melanda
Beruntun tiada pernah henti
Nasib bangsa kian merana
Harap bahagia sedih menimpa
Letus Merapi sontak menggertak
Mungkinkah ini terakhir kalinya
Tiada pernah lagi duka menerpa
Tak akan ada badai menggoncang
Atau ini adalah awal yang buruk
Sebelum datang yang lebih dahsyat
Sebelum muncul yang lebih kuat
Ya Allah tiada daya dan upaya
Selain kuasa-Mu yang paling agung
Hamba mohon tidak terulang
Bencana yang mengancam
Jadi momok penduduk negeri
Semoga peristiwa tinggalkan hikmah
Bencana jadi pesan yang berharga
Tuk selalu siap hadapi kenyataan
Mungkin saja saat ini masih bersua
Bisa jadi canda masih begitu ria
Tapi kehendak-Nya siapa yang tahu
Iradah-Nya tak mampu terbendung
Hanya kesiapan yang paling bisa
Jadi bekal tuk menghadap-Nya
Ya Allah Ya Tuhanku Yang Maha Mulia
Dengan segala kerendahan hamba bermunajat
Dengan penuh kekhilafan hamba-Mu memohon
Jadikanlah musibah yang ada sebagai ‘ibarah
Semua yang tertimpa Engkau beri ketabahan
Setiap yang terkena Engkau anugrahi kesabaran
Kesulitan ini menjadi ladang kumpulkan ridha-Mu
Bencana ini menjadi teguran dengan rahmat-Mu
Ya Allah, ampunilah segala dosa dan kesalahan kami,
Amin ya Rabb al-‘alamin,
(Terkhusus buat para korban jiwa letusan Merapi. Semoga segala amal dan kebaikan selama di dunia diampuni dengan rahmat-Nya. Teruntuk mereka yang saat ini masih mengungsi di tempat yang seadanya. Semoga keikhalasan dan ketabahan menjadi ladng tuk meraup ridha-Nya. Tertuju tuk semua warga Jogja. Semoga peristiwa ini mampu menjadi wahana muhasabah bersama kehadirat-Nya. Terangkai buat penduduk nageri. Semoga bencana yang melanda menjadi pelajaran berharga tuk tetap istiqamah di Jalan-Nya. Kita tentu selalu yakin bahwa Allah begitu mulia dan akan memuliakan hamba-Nya. Semoga rahmat-Nya menghampiri kita dalam setiap kesempatan tuk senantiasa mengabdi kepada-Nya. Amin,)
Ka’ Sams,
Yogayakarta, 27 Oktober 2010
| Bagikan | Tweet |
|
--- 2 Komentar ---