Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
Alamat Akun
http://sams_airakaza92.kotasantri.com
Bergabung
26 Oktober 2010 pukul 15:16 WIB
Domisili
Lampung Barat - Lampung
Pekerjaan
Mahasiswa
http:// http://www.loves-samsharing.blogspot.com
Catatan
Rabu, 27 Oktober 2010 pukul 18:49 WIB
Pesan dari Merapi

Oleh Samsul Zakaria

Amukmu membuat semua terperanjat

Semua yang ada bergegas meninggalkan

Mencari tempat yang aman dari marahmu

Dengan bantuan angkutan yang seadanya

Dengan segala upaya yang diusahakan



Korban jiwa pun mulai berjatuhan

Ditemukan relawan yang ikhlas berjuang

Orang tua nan renta tertatih untuk berlari

Dibantu volunteers tanpa kenal lelah

Gadis-gadis imut menangis tanda sedih

Tak pernah berdosa menanggung derita

Arek-arek kecil dengan segala polosnya

Hanya mampu berharap walau tanpa suara

Saat bermain bersama terpaksa tersita

Demi keselamatan yang terus mengancam

Demi masa depan bahagia yang terimpikan



Terlalu sulit tuk mengatakan

Terlalu berat tuk mengucapkan

Adakah ini ujian dari Tuhan?

Tu’ tingkatkan derajat kaum beriman

Apakah ini sebuah teguran?

Atas segala tingkah yang urakan

Atau memang alam sudah muak?

Gunung tak sudi lagi melihat manusia

Selalu meminta tak mau menjaga

Selalu menuntut tiada tahu memberi

Selalu memangsa tanpa kenal batas

Ya Allah apakah gerangan,

Apa hikmah di balik peristiwa?



Musibah bertubi melanda

Beruntun tiada pernah henti

Nasib bangsa kian merana

Harap bahagia sedih menimpa

Letus Merapi sontak menggertak

Mungkinkah ini terakhir kalinya

Tiada pernah lagi duka menerpa

Tak akan ada badai menggoncang

Atau ini adalah awal yang buruk

Sebelum datang yang lebih dahsyat

Sebelum muncul yang lebih kuat

Ya Allah tiada daya dan upaya

Selain kuasa-Mu yang paling agung

Hamba mohon tidak terulang

Bencana yang mengancam

Jadi momok penduduk negeri



Semoga peristiwa tinggalkan hikmah

Bencana jadi pesan yang berharga

Tuk selalu siap hadapi kenyataan

Mungkin saja saat ini masih bersua

Bisa jadi canda masih begitu ria

Tapi kehendak-Nya siapa yang tahu

Iradah-Nya tak mampu terbendung

Hanya kesiapan yang paling bisa

Jadi bekal tuk menghadap-Nya



Ya Allah Ya Tuhanku Yang Maha Mulia

Dengan segala kerendahan hamba bermunajat

Dengan penuh kekhilafan hamba-Mu memohon

Jadikanlah musibah yang ada sebagai ‘ibarah

Semua yang tertimpa Engkau beri ketabahan

Setiap yang terkena Engkau anugrahi kesabaran

Kesulitan ini menjadi ladang kumpulkan ridha-Mu

Bencana ini menjadi teguran dengan rahmat-Mu

Ya Allah, ampunilah segala dosa dan kesalahan kami,

Amin ya Rabb al-‘alamin,





(Terkhusus buat para korban jiwa letusan Merapi. Semoga segala amal dan kebaikan selama di dunia diampuni dengan rahmat-Nya. Teruntuk mereka yang saat ini masih mengungsi di tempat yang seadanya. Semoga keikhalasan dan ketabahan menjadi ladng tuk meraup ridha-Nya. Tertuju tuk semua warga Jogja. Semoga peristiwa ini mampu menjadi wahana muhasabah bersama kehadirat-Nya. Terangkai buat penduduk nageri. Semoga bencana yang melanda menjadi pelajaran berharga tuk tetap istiqamah di Jalan-Nya. Kita tentu selalu yakin bahwa Allah begitu mulia dan akan memuliakan hamba-Nya. Semoga rahmat-Nya menghampiri kita dalam setiap kesempatan tuk senantiasa mengabdi kepada-Nya. Amin,)





Ka’ Sams,

Yogayakarta, 27 Oktober 2010

Bagikan

--- 2 Komentar ---

nurdin sholihin menyukai catatan ini.
Andree | Karyawan
Walaupun saya baru di KotaSantri.com, tapi saya sangat puas, karena penuh dengan ilmu agama, dan penggunaannya pun sederhana gak seperti yang lain, yang penuh dengan instruksi bahasa orang kafir, kasihan kan yang ingin ikut silaturrahmi tapi gak ngerti bahasanya seperti saya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0675 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels