Tazakka : "Perjuangan itu artinya berkorban, berkorban itu artinya terkorban. Janganlah gentar untuk berjuang, demi agama dan bangsa. Inilah jalan kita."
Alamat Akun
http://risdayani_ris.kotasantri.com
Bergabung
30 Mei 2010 pukul 06:15 WIB
Domisili
manado - sulawesi utara
Pekerjaan
mahasiswa
namaku Risdayani R,djuramang.,"R" itu nama ayah sy"Rasyid",,klo ayahku pnggil sy "ida",klo tmn2 panggilx "rhida tp ada jg sbagian panggilx "Riss",,,sy hanyalah manusia biasa,orangx biasa2,g cantik,g jelek jg....hehehe PD amat,sy orgx pemalu,klo pertma ketemu anggapan org mungkin sy sombong ato jaim,tapi aslix tdk sperti itu...justru klo udh berteman langsung akrab,karna sy …
Ratnah_ris@yahoo.com
ratnah_ris@yahoo.com
risdayanidjuramang@yahoo.co.id
rHiDa_danke@yahoo.com
http://twitter.com/risdayani djuramang
Catatan Risdayani Lainnya
Pencegahan Kanker Serviks Uteri
16 Oktober 2010 pukul 18:41 WIB
sumber-sumber dosa manusia!
15 Oktober 2010 pukul 20:41 WIB
JANJI ALLAH SWT BAGI ANDA YANG AKAN MENIKAH GAN!!
24 September 2010 pukul 17:58 WIB
Catatan
Sabtu, 19 Februari 2011 pukul 09:06 WIB
CINTA, KEKAYAAN, KECANTIKAN, KESEDIHAAN DAN KEGEMBIRAAN (RENUNGAN BERSAMA)

Oleh risdayani djuramang

♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada CINTA,KEKAYAAN, KECANTIKAN, KESEDIHAN,KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Awalnya mereka hidup berdampingan dengan baik dan saling melengkapi. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik semakin tinggi dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.

CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencuba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki CINTA. Tak lama CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu.

"KEKAYAAN!KEKAYAAN! Tolong aku!" teriak CINTA.

Lalu apa jawab KEKAYAAN,"Aduh! Maaf,CINTA!" kata KEKAYAAN.

"Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagi pula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini."

Lalu KEKAYAAN cepat-cepat mengayuh perahunya pergi meninggalkan CINTA tenggelam. CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat dengan perahunya.

"KEGEMBIRAAN! Tolong aku!", teriak CINTA.

Namun apa yang terjadi,KEGEMBIRAAN terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tuli tak mendengar teriakan CINTA. Air makin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik. Tak lama lewatlah KECANTIKAN.


"KECANTIKAN! Bawalah aku bersamamu!", teriak CINTA.

Lalu apa jawab KECANTIKAN, "Wah, CINTA, kamu basah dan kotor.Aku tak bisa membawamu ikut.Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut KECANTIKAN.

CINTA sedih sekali mendengarnya. CINTA mulai menangis terisak- isak. Apa kesalahanku, mengapa semua orang melupakan aku. Saat itu lewatlah KESEDIHAN. Lalu CINTA memelas,

"Oh, KESEDIHAN, bawalah aku bersamamu", kata CINTA.

Lalu apa kata KESEDIHAN, "Maaf, CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja...", kata KESEDIHAN sambil terus mengayuh perahunya.

CINTA putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus berharap kalau dirinya dapat diselamatlkan. Lalu ia berdoa kepadaTuhannya, “oh tuhan tolonglah aku, apa jadinya dunia tanpa aku, tanpa CINTA?

Pada saat kritikal itulah tiba-tiba terdengar suara, "CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!" CINTA menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua reyot berjanggut putih panjang sedang mengayuh perahunya. Lalu Cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan CINTA dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sedar, bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang baik hati menyelamatkannya itu. CINTA segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah "WAKTU", kata orang itu. Lalu CINTA bertanya "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku", tanya CINTA heran. "Sebab", kata orang itu, "hanya WAKTU lah yang tahu berapa nilainya harga sebuah CINTA itu......"

CINTA KEPADA ALLAH CINTA RASUL CINTA IBU BAPA CINTA KEPADA UMMAH CINTA KEPADA KECEMERLANGAN

MARI..KITA SEMUA... CINTA LIMA PERKARA..

Semoga bermanfa'at

Oleh;Admin Andhika Al-Banjari Mtp

✿ Prinsip ABC ✿

✩ A mbil yang baik

✩ B uang yang buruk

✩ C iptakan yang baru



Keep Istiqomah wa HAMASAH
salam Ukhuwah Fillah

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Hamzah | Wiraswasta
KotaSantri.com, sejukkan hati!!! Peace ah. SaLam ukhuwwah wat hamba Allah se-alam dunia.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2688 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels