QS. Muhammad : 7 : "Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. "
Alamat Akun
http://kunto.kotasantri.com
Bergabung
22 Maret 2010 pukul 22:34 WIB
Domisili
magelang - jawa tengah
Pekerjaan
wirasawasta
Catatan Kunto Lainnya
Analogi Rumput dan Kasih sayang
3 Juni 2010 pukul 22:13 WIB
19 Hadist Nabi Mengenai Wanita.
14 Mei 2010 pukul 20:00 WIB
10 Peringatan Bumi
10 Mei 2010 pukul 20:53 WIB
Hindari mengumpat
10 Mei 2010 pukul 20:29 WIB
KITA TATKALA DALAM KUBUR
10 Mei 2010 pukul 20:23 WIB
Catatan
Kamis, 3 Juni 2010 pukul 21:55 WIB
Pisang dan Hati

Oleh kunto ridarto

Pisang dan Hati

Pengalaman ini saya tulis saat anak saya mengadu “Papa kita benci sama teman Madan(Panggilan utk nama anak saya) katanya. Lalu saya berfikir bagaimana menjelaskan tentang benci itu tidak baik . setelah berfikir lama maka ada jalan keluar untuk bisa menjelaskan secara gamblang tentang benci melalui suatu permainan sehingga anak kita mengetahui bagaimana rasanya BENCI
Caranya yaitu pada saat anak kita berangkat sekolah kita minta membawa tas plastik yang berisi pisang yang tertulis nama orang yang dia benci ke kelas pada esok hari dan jumlah pisang yang perlu dibawa anak kita tergantung kepada jumlah orang yang dia benci. lalu semuanya pisang ditulis nama orang yang dia benci. "dan simpan/masukan pisang itu kedalam tasnya. Jangan lupa bawa ke mana saja dia pergi selama seminggu kemana saja (mandi ,tidur ,makan.nonton tv dllnya)
Inilah permainannya. Setelah seminggu, kita akan tahu keputusannya"
Setelah Hari demi hari berlalu, maka pisang tersebut akan mulai berbintik-bintik dan akhirnya menjadi busuk pasti anak kita mulai itu mulai merengut dan marah. Dia tidak menyukai permainan ini karena selain tas berat, badan berbau busuk. Dia akan menangis, dan enggan meneruskan permainan ini. tapi tetap kita paksa sampai waktu yg dijanjikan.
Dan setelah seminggu,dan permainan sudah berakhir anak kita pasti gembira karena tidak ada lagi beban dan bau busuk yang perlu dia bawa.
Lalu kita panggil anak kita dan kita tanya, bagaimana rasanya bawa pisang dalam tas itu ke sana ke mari selama seminggu?". Dia pasti mengatakan mereka benci permainan itu. Mereka tidak punya kawan, sering diejek dan tersikir dari teman-temannya lebih lagi lagi, terpaksa tidur, makan, mandi, bermain dan menonton TV dengan bau busuk.
"Nah Itulah sebenarnya jawabannya kalau kita simpan perasaan benci pada orang lain dalam hati. Bau busuk kebencian itu akan mencemari hati dan kita akan membawanya ke mana saja kita pergi. Jika kita sendiri tidak bisa tahan dengan bau pisang busuk hanya untuk seminggu, coba bayangkan apa akan terjadi kalau kita simpan kebencian sepanjang hidup kita ".
Lalu kita ingatkan lagi anak kita ,supaya dia membuang jauh-jauh perasaan benci daripada membebani hidupnya. Dan Saling memaafkan adalah yang terbaik,. Menyayangi lebih baik daripada membenci.
Pesannya, jangan letak pisang dalam tas. sama juga dengan Jangan simpan kebencian, dendam kesumat dan apa-apa yang tidak disukai didalam hati. Artinya sama juga dengan pisang yg makin membusuk di tas itu (tas diibaratkan hati kita)
Semoga bermanfaat

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Nurjanah | Ibu Rumah Tangga
Subhanallah... Setelah gabung dengan KotaSantri.com, saya jadi ketagihan pengen berkirim salam dengan sahabat semua. Di samping tambah teman, juga makin tambah pengetahuan. Saran untuk ke depannya, yang Pelangi / Bilik lebih ditingkatkan lagi tema-temanya. Afwan jiddan. Jazakallah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0453 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels