HR. Al Hakim : "Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang shaleh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam, dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk."
Alamat Akun
http://h-akbar.kotasantri.com
Bergabung
28 Agustus 2011 pukul 10:56 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Swasta
Saya adalah manusia biasa. Senang membaca. Tertarik dengan kajian agama.
http://arrafiiyah-arrafiiyah.blogspot.com
http://facebook.com/profile.php?id=100000493450379
http://twitter.com//#!/akbararrafiiyah
Catatan H. Lainnya
Kisah Keledai Mengatasi Masalah
22 September 2011 pukul 16:41 WIB
Menyikapi Dunia
21 September 2011 pukul 19:02 WIB
Prasangka
20 September 2011 pukul 15:37 WIB
Kenyang
19 September 2011 pukul 17:10 WIB
Wujud Syukur Pada Suami
18 September 2011 pukul 14:56 WIB
Catatan
Jum'at, 23 September 2011 pukul 16:23 WIB
Awas... Ada Kalajengking

Oleh H. Akbar

وَ الْعَصْرِ . إِنَّ اْلاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ . إِلاَّ الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
وَ تَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَ تَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keru-gian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan na-sehat menasehati supaya menetapi kesabaran". (QS Al-'Ashr 1-3)

Waktu merupakan kekayaan yang tak ternilai harganya. Demikian pentingnya nilai sebuah waktu Allah SWT menempatkan dua huruf taukid (huruf yang memberi konotasi penting) pada satu ayat. Pada ayat di atas, huruf taukid tersebut adalah "INNA" dan "LA" pada ayat ke dua surat al-'Ashr.

Dengan ditempatkannya dua huruf taukid tersebut Allah telah memberikan penekanan khusus bahwa manusia itu akan merugi manakala tidak memanfaatkan waktu dengan baik. Namun, solusi agar manusia tidak merugi juga Allah berikan pada bagian akhir surat tersebut.

Jika kita analogikan dalam kehidupan sehari-hari, jarum jam itu bagaikan kalajengking yang akan menyengat saat kita penuh dengan dosa. Namun kita akan terhindar dari kejahatannya manakala diri kita penuh dengan ketaatan.

Jarum yang menunjukkan detik akan memperingatkan detik-detik yang kita lalui. Jarum yang menunjukkan ke arah menit menjadi saksi atas dosa-dosa kita setiap detik. Dan jarum yang menunjuk ke arah jam artinya setiap kali menempuh satu jam perjalanan usia kita sudah berkurang selama satu jam.

Kita dituntut untuk memanfaatkan waktu dengan bijak. Jika fasilitas waktu yang Allah berikan kita sia-siakan, apalagi diisi dengan hal-hal yang negatif, sama artinya kita mengembangbiakkan kalajengking pada tubuh kita yang pada akhirnya kita sendiri yang akan merasakan akibatnya.

Bagikan

--- 0 Komentar ---

mashalli | karyawan
Alhamdulillah... Meski baru bergabung di KSC, semakin nambah wawasan dan berbagi pengalaman religius.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0556 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels