|
HR. Muslim : "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada sosokmu dan hartamu, tetapi Dia akan melihat kepada hatimu dan amalanmu."
|
|
dridwanb@gmail.com |
|
http://facebook.com/dridwanb |
Oleh ridwan
Suatu hari, seorang Hakim sedang berjalan, dia melewati seorang petani yang sedang menanam pohon kurma. Petani itu sudah berusia lanjut. Sang Hakim menjadi heran atas apa yang petani lakukan. "Sudah kakek-kakek, kok masih menanam pohon kurma ? Apa mungkin dia bisa terus hidup sampai pohon kurma itu berbuah ?" pikir Hakim dalam hatinya.
Karena penasaran, sang Hakim pun mendekati petani itu lalu bertanya, "Wahai kakek tua, apakah kamu kira kamu akan tetap hidup sampai pohon kurma itu berbuah dan kemudian memakannya, sedangkan pohon kurma itu tidak berbuah, kecuali setelah lama menanamnya."
Kakek itu menjawab, "Wahai Tuan Hakim, orang-orang tua kami menanam pohon kurma, lalu kami yang memakan hasilnya. Dan kami menanam pohon kurma ini agar kelak anak-anak kami bisa memakan hasilnya."
Sang Hakim menjadi terkagum-kagum dengan apa yang dikatakan Petani tua. Lalu, dia memberikan 100 dinar kepada Petani tua itu. Petani tua sangat gembira dan berterima kasih kepada sang Hakim seraya berkata,"Alhamdulillaah, duhai Tuan Hakim, sungguh pohon kurma ini telah berbuah dengan cepat!
Sang Hakim merasa senang dan kagum atas ucapan Petani tua itu, lalu memberinya 100 Dinar lagi.
(Sumber : buku Asmaul Husna #4)
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---