|
QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
|
|
|
http://madani-daiarjuna.blogspot.com |
|
|
ida_akt02@yahoo.com |
|
ida_akt02@yahoo.com |
|
http://twitter.com/ida_akt02 |


Oleh ida nurlaila
dia seorang wanita yang kukenal dengan segala aktifitas sosialnya
mulai dari perintis pendidikan anak usia dini hingga pendidikan buta aksara untuk lansia dan anak-anak putus sekolah. dia seorang wanita yang tepat waktu
suatu hari kulihat dia sedang uring-uringan, ku mantapkan hati bertanya padanya
aku : kenapa si mukanya koq kusut banget?
dia : (menjawab sekenanya) gapa2 koq...
aku : (masih tak percaya)...ehm masa si?
dia : iya sebenernya lagi kesal dengan orang, itulah buruknya saya, paling jengkel sama orang yang suka bohong dan saya paling gak suka menunggu, beberapa hari yang lalu saya mengamanakan sebuah tulisan kepada seseorang dia janji dalam 1 minggu selesai, hari itu tanggal 1 April yang lalu saya kirimkan email proposalnya langsung direspon positif dan cepat olehnya, kemudian saya tanya perkembangannya setelah dua hari kemudian, dia bilang siap mbak sudah saya lembur tinggal beberapa lagi harus saya benahi. hati saya tenang, kemudian saya tanya no rekening banknya untuk segera mentransfer pembayaran yang telah dijanjikan. saya teringat bayarlah mereka sebelum keringatnya kering. saya kirim sejumlah uang ketika itu juga.
dua hari kemudian saya tanya gimana perkembangannya, dia menjawab ada yang harus saya perbaiki. padahal deadlinenya hari senin yang lalu tanggal 9 april.
berhubungan hari jum`at-minggu libur ya saya bersabar tidak bertanya, tapi saya tak kunjung mendapatkan kabar dari beliau. akhirnya saya beranikan bertanya padanya, dan saya terhenyak ketika beliau menghubungi saya bahwa dia baru saja dari perpustakaan untuk mencari refrensi. inilah mengapa saya terlihat sangan suntuk. dan beliau baru saja sms saya kembali sabar ya mbak karena banyak yang saya rubah ini itu bla bla bla.....saya dipaksa untuk mengerti keadaan beliau. saya jengkel dengannya, kenapa dia tidak mengerti keadaan saya? kenapa beliau malah curhat dengan sya tentang kondisinya? jika harus saling mengerti posisi bukan bisnis namanya, dia menyanggupi perjanjian awal dan ternyata dia sendiri yang mengingkari. jika bukan karena uang saya yang sudah terlanjur saya kirim rasanya saya ingin mengambil kembali dan menyerahkan pada orang yang bersedia memegang komitmen perjanjiannya.
aku : diam seribu bahasa
dan pembicaraan kami hanya sebatas itu saja, saya tak bisa memberikan solusi yang terbaik untuknya. saya hanya ingin mengambil sebuah hikmah dari permasalahannya karena sifat kami yang begitu mirip tidak suka dibohongi dan tidak suka menunggu. dua hal tersebut memanglah sangat menjengkelkan bagi siapapun itu, dalam kehidupan adanya timbal balik dan saling pengertian tapi jika salah satu pihak hanya ingin minta dimengerti tapi tidak mau mengerti posisi orang lain dia bukanlah orang yang pantas untuk diberikan amanah dan kepercayaan.
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---