|
HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
|
|
|
http://amazzet.com/ |
|
http://twitter.com/@kangazzet |





Allah Swt. berfirman:
“…Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya….” (QS. Al-Thalâq [65]: 2-3)
“...Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. Al-Thalâq [65]: 4)
“Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.” (QS. Al-Thalâq [65]: 5)
Menjadi orang yang bertakwa sesungguhnya menjadi orang yang paling beruntung. Berdasarkan surah Al-Thalâq [65] ayat 2–5 di atas, setidaknya ada lima anugerah yang akan diberikan oleh Allah Swt. kepada orang yang bertakwa, yakni (1) diberikan jalan keluar atau solusi bagi permasalahan hidup yang sedang dihadapinya; (2) diberi rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka sebelumnya; (3) diberi kemudahan dalam segala urusan; (4) dihapuskan segala kesalahannya di masa lalu yang sudah telanjur terjadi; (5) diberi pahala yang berlipat ganda.
Lima anugerah yang diberikan oleh Allah Swt. kepada orang yang bertakwa tersebut sudah menyangkut perkara dunia dan akhirat. Anugerah nomor satu sampai dengan tiga adalah hal yang sangat penting bagi kesuksesan dan kebahagiaan seseorang hidup di dunia; sedangkan anugerah nomor empat dan lima adalah hal yang sangat penting bagi keselamatan dan kebahagiaan seseorang hidup di akhirat yang abadi.
Al-Faqîr ilâ Rahmatillâh,
Akhmad Muhaimin Azzet
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---