HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
Alamat Akun
http://am_azzet.kotasantri.com
Bergabung
20 Oktober 2010 pukul 16:05 WIB
Domisili
Sleman - DI Yogyakarta
Pekerjaan
Penulis, juga editor freelance
http://amazzet.com/
http://twitter.com/@kangazzet
Catatan Akhmad Lainnya
Jogja 5,9 Skala Richter
27 Mei 2011 pukul 13:47 WIB
Shalat di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram
27 Mei 2011 pukul 09:13 WIB
Keutamaan Haji Mabrur
18 Mei 2011 pukul 09:50 WIB
Kewajiban Manusia Terhadap Allah
13 Mei 2011 pukul 11:26 WIB
Kebajikan yang Sempurna
6 Mei 2011 pukul 08:57 WIB
Catatan
Jum'at, 3 Juni 2011 pukul 11:16 WIB
Apabila Sudah Mampu, Bersegeralah

Oleh Akhmad Muhaimin Azzet

Rasulullah Saw. bersabda, Allah Swt. berfirman, “Seorang hamba Aku sehatkan tubuhnya dan Aku perluas baginya mata pencahariannya dan berlalu lima tahun tidak berhaji kepada rumah-Ku maka dia akan kehilangan (pemberian-Ku).” (HR. Baihaqi)

Ada seseorang yang sudah berniat untuk pergi haji, uang sebagai biaya pergi haji pun sudah ada. Namun, ia tidak segera mendaftar sebagai calon jamaah haji. Ia kemudian mendapatkan tawaran untuk membeli tanah yang harganya murah dan pada tempat yang strategis, akhirnya ia memakai uangnya untuk membeli tanah tersebut. Ada juga orang yang mempunyai tabungan dan berencana untuk memakainya sebagai biaya pergi haji. Tiba-tiba, ia ingin menunda dulu rencananya untuk pergi haji pada tahun-tahun yang akan datang saja. Namun, apa yang terjadi, setelah ia tidak lagi berniat akan pergi haji, ada saja sebabnya sehingga uangnya menjadi habis dan akhirnya ia malah tidak jadi pergi haji. Sungguh, kejadian yang seperti ini sudah banyak terjadi di sekitar kita.

Oleh karena itu, apabila kita sudah mampu untuk berangkat menunaikan ibadah haji, bersegeralah mendaftarkan diri ke departemen terkait sebagai calon jamaah haji. Dan, bersegeralah berangkat bila sudah waktunya. Sungguh, jangan pernah punya niat untuk menundanya. Jangan sampai kita menambah daftar panjang orang-orang yang sudah berniat untuk berangkat haji dan sudah mempunyai biaya, namun menundanya, sehingga ia malah tidak jadi berangkat haji sampai meninggal dunia. Lebih menyedihkan lagi, sudah mempunyai kemampuan untuk pergi haji, namun tidak mempunyai niat dan keinginan untuk pergi haji. Padahal, ia juga seorang Muslim. Na’ûdzu billâhi min dzâlik.

Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa memiliki bekal dan kendaraan (biaya perjalanan) yang dapat menyampaikannya ke Baitillahil Haram dan tidak menunaikan (ibadah) haji maka tidak mengapa baginya wafat sebagai orang Yahudi atau Nasrani.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

Bagikan

--- 0 Komentar ---

ida nurlaila menyukai catatan ini.
Eka | Karyawan
Salam kenal untuk semua yang ada di KotaSantri.com. Saya baru ikut program ini, tempat ini memang tempat yang paling tepat untuk membekali pengetahuan dengan agama. Pokoknya okelah, tempat mengisi kekosongan disaat kesepian.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0835 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels