|
Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
|





Oleh adung dwi rosyadi
para pembaca yang dirahmati Allah SWT, merusak kepercayaan memang lebih mudah daripada membangun kepercayaan. Seringkali terjadi kepercayaan yang dibangun susah payah selama bertahun-tahun rusak hanya dengan sekali saja melakukan kesalahan. Bahkan oleh kesalahan yang kita anggap kecil, tapi ternyata besar di mata orang lain. Oleh sebab itu sebaiknya kita perlu mengetahui apa yang membuat kepercayaan itu rusak ditinjau dari sudut pandang orang lain. Dan setiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang apa yang membuat kepercayaannya pada seseorang menjadi rusak. Misalnya, bagi orang tertentu mungkin yang merusak kepercayaannya adalah kebohongan, tapi bagi orang lain mungkin adalah tidak mau menolongnya.
apa bila ada teman Anda mengirim sms atau yang lainnya yang bunyinya tidak percaya lagi kepada Anda selama-lamanya. Mungkin ia tipe orang yang cepat meluap emosinya, tapi juga cepat memaafkan. Oleh karena itu sebaiknya sikap Anda adalah memaafkannya dan tidak memasukkan kata-kata dalam smsnya ke dalam hati Anda. Sebaiknya Anda bergaul lagi dengannya seperti semula dan jangan menjauh darinya. Saran saya juga Anda tidak perlu menanyakan mengapa ia mengirim sms yang menyakitkan hati Anda tersebut. Saya yakin ia sendiri mungkin sudah lupa atau tidak memikirkan lagi apa yang telah dilakukannya kepada Anda.
“Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan- perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf” (QS. 42 : 37).
Saudaraku yang disayang Allah SWT, jika kita ingin sukses dalam pergaulan, maka stock (persediaan) maaf kita harus banyak, sehingga tidak mudah sakit hati oleh berbagai perkataan dan perilaku teman-teman kita. Yakinlah bahwa orang lain belum tentu berpikir dan merasakan seperti kita. Mereka sudah sibuk dengan dirinya masing-masing, sehingga apa yang kita pikirkan dan rasakan belum tentu mereka pikirkan dan rasakan juga. Dengan keyakinan ini, kita tidak mudah sensitif dengan perilaku orang lain (terutama dengan perilaku yang menyakitkan).
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---