HR. At-Tirmidzi : "Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan tersebut, ia telah mengambil bagian yang banyak."
Alamat Akun
http://adung.kotasantri.com
Bergabung
27 Maret 2010 pukul 19:24 WIB
Domisili
surabaya - jawa timur
Pekerjaan
mhs
Catatan Adung Lainnya
jalan islam sangat jelas
24 Juli 2010 pukul 20:15 WIB
jalan islam sangat jelas
24 Juli 2010 pukul 20:15 WIB
Catatan
Sabtu, 24 Juli 2010 pukul 19:45 WIB
Bagaimana Caranya Selalu Positif Thinking?

Oleh adung dwi rosyadi

para pembaca yang di rahmati ALLAH SWT, rasa percaya diri akan tumbuh bila kita dapat menerima segala kelebihan dan kekurangan yang kita miliki serta yakin dengan kemapuan yang dimiliki.

Rasa percaya diri adalah salah satu bagian dari ciri agar kita selalu berpikir positif. Adapun ciri lainnya adalah

- Lihatlah Masalah dengan objektif sebagai sebuah tnntangan. Artinya bahwa jangan menghindar dari sebuah masalah tetapi hadapilah dengan penuh semangat yang membara. Sesegera mungkin atasi masalah tersebut tanpa ditunda. Dan jangan pernah mencari penyebab di luar masalah dan Anggaplah kesalahan sebagai motivasi unuk lebih baik.

- Syukuri dan nikmati hidup ini sebagai sebuah kenikmatan yang Allah SWT berikan pada kita dengan menyempatkan diri melakukan hal-hal kecil yang bermakna. Serta tinggalkan kenangan lalu yang telah terjadi.

- Jangan takut dengan kritik. Anggap kritik sebagai sebuah solusi lain untuk melakukan hal yang lebih baik. Terbukalah terhadap saran dan ide orang lain serta dapat menerima orang lain dengan segala kekurangannya

- Terbuka dengan hal-hal yang baru. Lihatlah setiap permasalahan dengan objektif dan penuh pertimbangan yang baik.

- Jauhkan segala macam prasangka buruk dan pikiran-pikiran negatif yang menghampiri. Bersikap tenanglah dan pisahkan rasa emosial kita dalam memandang permasalahan.

- Selalu dalam koridor problem solving (pemecahan masalah). Libatkan diri secara penuh inisiatif dan kreatif serta selalu ber bahasa positif. Contoh bahasa positif seperti; saya bisa, saya mampu, saya akan dan sebagainya.

- Di samping itu juga dukunglah berbahasa postif dengan bahasa tubuh yang postif pula. Seperti selalu tersenyum, intonasi teratur, enerjik, antusias dan sebagainya saat kita berinteraksi dengan orang lain.

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Eni Sumartini | Dosen Keperawatan
Alhamdulillah, tulisannya baik, semoga jadi amal shaleh yang tidak terputus. Amin.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2497 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels