Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://nafilahnurazizah.kotasantri.com
Bergabung
9 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Ciamis - Jawa Barat
Pekerjaan
Wiraswasta
Nafilah Nur Azizah
Tulisan
Bilik » Goresan
Senin, 17 Agustus 2009 pukul 19:01 WIB
Nafilah Nur Azizah
Ramadhan, selalu kunanti Karena Ramadhan, selalu di hati Setelah penantian yang begitu panjang Akhirnya kau pun datang Oh Ramadhan, kau adalah bulan Istimewa Harummu begitu harum Harum dengan keistimewaan Keistimewaan …
Selengkapnya • Suka
Pelangi » Bingkai
Senin, 10 Agustus 2009 pukul 17:12 WIB
Nafilah Nur Azizah
Apakah Cinta bagai kabut yang hanya datang untuk pergi? Atau hanya bagai pelangi yang indah untuk dilihat? Tapi tidak untuk dirasakan. Ketika cinta menyapa, apa yang mesti dilakukan? Cinta itu …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Rabu, 22 Juli 2009 pukul 18:56 WIB
Nafilah Nur Azizah
Aku tahu Kau pun tahu Kita sama-sama tlah mengetahuinya Aku mengerti Kau mengerti Kita sama-sama tlah saling mengerti Kau mengenalku Aku mengenalmu Kita sama-sama tlah saling mengenal Kau menyayangiku kan? …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Goresan
Jum'at, 19 Juni 2009 pukul 20:31 WIB
Nafilah Nur Azizah
Kemarin... Ku tlah tahu apa yang kumau kemarin Ku tlah tahu apa yang tlah kulakukan kemarin Karena, kemarin tinggallah kenangan Hari ini... Ku tahu yang kumau hari ini Ku tahu …
Selengkapnya • Suka
Bilik » Dapur
Ahad, 7 Juni 2009 pukul 19:30 WIB
Nafilah Nur Azizah
Bahan 10 buah tahu. 2 butir telur. Minyak goreng secukupnya. 5 siung bawang merah. 3 buah cabe merah. 2 buah tomat. Cara Membuat Bumbu diiris-iris, kemudian ditumbuk. Masukkan tahu ke …
Selengkapnya • Suka
Nia | Guru
KotaSantri.com top dech. Artikelnya bagus-bagus banget, sangat menyentuh kalbuku sampe berurai air mata membacanya dan sarat dengan hikmah. Bukankah hikmah adalah milik para mukmin yang tercecer? So, buruan gabung.

jejak-jejak yang terserak
adalah buku pertama saya yang berisi refleksi sederhana atas apa yang dilihat mata, didengar telinga, diucapkan lisan, dirasakan hati dalam pernak-pernik kehidupan. dituangkan dengan bahasa yang sederhana, mengalir dan mudah dimengerti.

KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0786 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels