HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
Alamat Akun
http://rahar_kungfupanda.kotasantri.com
Bergabung
23 Desember 2009 pukul 22:45 WIB
Domisili
Surabaya - Jawa Timur
Pekerjaan
Belajar
utamakan kesederhanaan dan Kasih sayang
http://pandakungfu.webnode.com
rahar30
rahar30
rahar30@yahoo.com
http://twitter.com/rahar30
Catatan Slamet Lainnya
Surabaya –Suramadu dalam tantangan
6 Juli 2010 pukul 09:34 WIB
1 TAMPARAN UNTUK 3 PERTANYAAN
5 Maret 2010 pukul 18:44 WIB
Selamat Datang Di Surga
1 Maret 2010 pukul 20:29 WIB
3 Logi sholat sempurna
16 Februari 2010 pukul 22:52 WIB
Catatan
Ahad, 11 Juli 2010 pukul 21:37 WIB
Percikan Kesedihan adalah Semburan kebahagian.

Oleh Slamet Joni Raharjo

Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan dan kemampuanya yang dikirimkan oleh Al-Khaliq , Karena Dia-lah Sumber tenaga bagi makhluk-nya , Dia yang dapat membangkitkan azzam dan tekad manusia dengan hidayah dan karunia-Nya. Sungguh lemah diri kita dihadap-Nya , hina .. hina .. dan bahkan terhina .. karena ke angkuhan dan kesombongan yang senantiasa kita banggakan..

Sedih ………
Sedih … merupakan kata yang jika di lafazkan terdapat dua kata yang terhembus oleh lidah kita . “ Se dan Dih . Siapa yang tidak mengenal “Sedih” .. burung yang terbang , ikan yang berenang , katak yang senantiasa melompat – lompat , bahkan Makhluk yang paling sempurna pun .. pernah merasakah Ke-Sedih-an .

Kesedihan bukan akhir dari segalanya , kesedihan bukanlah penutup sebuah lembar jawaban dan kesedihan bukanlah sertifikat tamat dari sebuah pengharapan

Namun Kesedihan adalah tanaman yang harus kita rawat , kita jaga akan ke-elokannya , kita syukuri keberadaan-Nya . Ingat kita akan cerita singkat nabi Musa yang di museumkan dalam sebuah Buku agung yang merupakan Taujih – taujih suci dari Ilahi robbi yang menyatakan :

“ Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati berkatalah dia: "Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu Dan Musapun melemparkan luh-luh (Taurat) itu dan memegang (rambut) kepala saudaranya (Harun) sambil menariknya ke arahnya, Harun berkata: "Hai anak ibuku, sesungguhnya kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir-hampir mereka membunuhku, sebab itu janganlah kamu menjadikan musuh-musuh gembira melihatku, dan janganlah kamu masukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang zalim"
( Al-A’raaf : 150 )

Kesedihan akan jadi tak berarti jika hanya dijadikan kambing hitam , karena rasa sedih akan memicu diri untuk mengeluarakn Emosi dan Nafsu Syaithon , makan hendaknya kita senantiasa menahan kesedihan itu dengan memanncarkan kekuatan pantang penyerah dan yakinlah suatu ketika akan datang tempat dan masa yang membalikkan arah yang berpihak pada kita menjadi kebahagiaan .

Perlu kita ketahui diri kita adalah Sebesar dan Sekecil sesuai dengan apa yang kita rasakan .. jika kita merasakan kesedihan maka kesedihan itulah yang akan menjadi besar sehingga akan mengecilkan hati dan fikiran kita yang mana akan membuat diri ini hanyut bahkan kufur pada Alloh swt , Akan tetapi jika kita Merasakan Kebahagiaan dari apapun yang terjadi pada diri kita maka Alloh akan membesarkan Hati dan Iman kita yang mengecilkan segala sesuatu yang dapat merubah diri kita menjadi makhluk hina dihadapanNya.

Yups.. kadang kita dan senantiasa kita mengeluarkan banyak alasan untuk membenarkan akan kesedihan yang kita rasakan , Namun sebenarnya Menyemangati diri untuk terlepas dari kesedihan itulah yang jauh lebih bagus. Oleh karena itu mulailah diri ini untuk tidak hanya menenggelamkan diri dalam kesedihan yang berlarut demi mencipkan kepuasan yang semu tetapi bertanyalah pada diri apa tujuan atas kesedihan yang kita lakukan ?????? …

Melanjutkan penggalan firman Alloh di atas :
“Maka kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. “
( Al Qashash : 28 )

Ingat , tanam serta lekatkan pada diri kita .. bahwa Alloh akan mengayomi kita Alloh akan memberikan kita yang terbaik (Kebahagiaan) sesuai dengan janji – janji Nya dan janji Alloh sebaik – baik janji yang tidak akan meleset sedikipun Namun banyak sekali manusia tidak mengetahuinya .. atau bahkan tidak mau atas Nya. Na’udzubillah…

Dengan kemampuan yang diberikan Alloh pada diri kita dan dengan Kepercayan Nya diri kita pun di suruh mengelolahnya , tanpa ada pilihan lain kecuali Meningkatkan dan mengubah diri kita Menjadi orang yang bahagia dengan apa yang kita miliki dan merasa bangga dengan apa yang kita dapat serta senantiasa menyukuri atas segala yang diberikan Nya . Kesedihan timbul itu harusnya kita evaluasi bisa juga karena hati ini bermasalah , sehingga masalah yang datang pada hati kita , bukan karena masalah yang mendatangi kita lalu hati lalu kita bilang hati kita bermasalah dan sebaliknya jika kita buat hati ini merasa bahagia maka akan datang kebahagiaan pada diri kita , bukan karena kebahagiaan datang hati kita bahagia.
Keyakinan yang perlu kita pertajam kembali bahwa Alloh akan mengubah percikan kesedihan yang ada pada diri kita menjadi semburan kebahagiaan dimanapun dan dalam kondisi apapun karena bukan kondisi dan keadaan yang akan mampu membuat diri ini menjadi bahagia dan menjadi tolak ukur atas kebahagiaan kita . Kita masih punya Alloh sang Pujaan Harapan .
Oleh karena itu .. doronglah diri ini bahwa di belakang terdapat kekuatan yang tak ada batasnya , dan di depan akan tumbuh kemungkinan yang tidak ber-ujung dan disamping kanan dan kiri terdapat kesempatan yang tak mungkin habis oleh kemampuan kita berbuat .
So…
Hindari kesedihan Karena dengan menghindari kesedihan berarti kita akan membuat diri ini menjadi lebih segar bukan hanya itu .. dengan menghindari kesedihan kita akan merasakan nikmatnya kebahagiaan , dan yakinlah .. setiap insan akan mendapatkan kemerdekaan dengan berupa semburan kebahagaiaan .. dari Alloh swt. Eittt… tapi .. jgan sampai terhanyut dengan kebahagian jika sudah mendapatkan nya .. tetap jaga kondisi diri untuk tetap menjaga syukur yang sengaja kita kirim untuk kekasih hati …ilahi robbi ..
Akhirnya … jangan sakiti hati dengan menyimpan kesedihan .. buatlah hati senantiasa senang dan bahagia .. karena Alloh sesuai dengan hati hamba – hamba –Nya …., selanjutnya jika ada kekurangan mohon maaf yang sebesar besarnya .. wassalam ……………….

Bagikan

--- 4 Komentar ---

aisy_me | Karyawan Swasta
Bagus-bagus tulisannya, menambah semangat dan inspirasi. :)
KotaSantri.com © 2002 - 2020
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0451 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels