QS. At-Taubah 9 : 129 : "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung."
Alamat Akun
http://fijri.kotasantri.com
Bergabung
12 Agustus 2011 pukul 08:27 WIB
Domisili
Bandar Lampung - Lampung
Pekerjaan
Pengajar
Saya cuma wanita biasa yg tak ingin biasa-biasa saja. Terlahir sbg anak bungsu dari 4 bersaudara yg berkepribadian plagmatis damai, gak suka ribet apalagi ribut. Seneng dengerin curhatan orang lain & berharap bisa membuat org yg punya masalah bisa tersenyum lagi...
opietalone@yahoo.co.id
http://facebook.com/Konselor Fijriani
http://twitter.com/Fijriopiet
Catatan Fijriani Lainnya
Wanita Tangguh,, Where are You??
13 Agustus 2011 pukul 08:44 WIB
Lagi-lagi Kisah Miris di Hari Jumat
13 Agustus 2011 pukul 07:55 WIB
Catatan
Sabtu, 13 Agustus 2011 pukul 13:36 WIB
Belajar Tak Cukup Hanya di Bangku Sekolah

Oleh Fijriani

Tak hanya di bangku sekolah kita bisa belajar banyak hal. Tanpa Kita sadari justru kehidupan memberikan kita banyak pelajaran yang sangat berarti. So, jangan terlalu bangga yang memiliki title tinggi di dunia pendidikan. Karna bisa jadi, kita tak lulus di ujian kehidupan.

Melalui tulisan ini,, Hanya ingin sekedar mengungkapkan isi hati,, khawatir jika di pendam akan jadi ‘penyakit hati’. Ini hanya ‘celoteh sederhana’ tentang pelaksanaan Reuni Alumni di sekolahku beberapa waktu yang lalu..

Sebelumnya,, SELAMAT !!! Buat panitia pelaksana. Bukan karena kalian SUKSES membuat ACARA BESAR, tapi karena kalian SUKSES memiliki KEBERANIAN BESAR. Mungkin banyak dari kami para alumni yang memiliki kemampuan untuk membuat acara besar, tp kebanyakan dari kami hanya memiliki sedikit keberanian. Ku rasa,, ini juga yang menjadi penyebab tertundanya kesuksesan seseorang, “takut mengambil resiko”. Tapi tak kutemukan kata-kata pelemah semangat itu tersirat di wajah kalian yang berjiwa besar.

Afwan,, Sempat sedikit mengambil alih apa yang kalian (para panitia) rasa.. ‘Ketar-ketir’ saat 2 jam berlalu dari jadwal yang diagendakan, ternyata peserta reuni baru segelintir orang. Sebagai alumni, jujur.. sebenarnya tak ada kata kecewa, tapi justru yang terfikir di benakku,, ‘DAHSYAT’ saat kalian saling menenangkan dengan kata-kata “tenaaang… bentar lagi rame kok..”. Ini yang kusebut ‘persaudaraan’. Saling menguatkan agar tak ada yang melemah. Dalam hati aku hanya berujar “All is Well.. Dengan izin ALLAH, semua akan baik-baik saja”. Banyak hal yang ku yakini pasti mendominasi di benak panitia. Kecemasan tentang kesuksesan acara yang tak pasti, kekhawatiran mengecewakan para alumni dan guru2 yang tlah hadir, yang kemudian semuanya bersatu menjadi sebuah tekanan yang tak berujung hingga akhir acara. Lelah hati pasti saat kita berada dalam tekanan. Maka ku acungkan jempol sepaket dengan kata ‘luar biasa’ untuk kalian (para panitia) yang mampu bertahan dalam senyum keikhlasan. Mungkin,, (mungkin ini maahh…) ada juga panitia yang tak tahan dengan tekanan dan akhirnya menyamarkan identitas sebagai panitia.. (Ya..ya..ya.. ku pikir itu cara paling aman menghindari konflik batin). Tapi tahukah kalian, kawan… “Banyak orang2 yang tidak menyukai tekanan. Tapi sejarah justru membuktikan, bahwa karya-karya kepahlawanan sebagian besar lahir di tengah tekanan kehidupan yang komplek….” (Anis Mata). Ada yang setuju dengan pendapat ini??? Jika ada yang setuju dengan pendapat tersebut,, Selamat!! Berarti dirimu tergolong orang-orang yang berjiwa besar, yang mampu menerima kenyataan kehidupan yang kadang tak logika.

Kesuksesan dan keberhasilan bukanlah hal yang mustahil meski kadang di luar nalar manusia. Terkadang kita berujar pada orang lain atau bahkan pada diri kita sendiri, “Jangan berhayal terlalu tinggi, karna jika kau tak mampu mencapai hayalmu, kau akan sakit karena terjatuh”. Tapi lagi-lagi sejarah membuktikan, saat kita berfikir di luar nalar tapi dengan penuh keyakinan, keyakinan itu yang akan menuntun kita mewujudkan harapan.

Masih ingat dengan kisah Thomas Alva Edison.. Ilmuan terkemuka dunia yang di Drop Out dari sekolahnya, pada 3 bulan pertama masa pembelajarannya di Sekolah Dasar....? Sebelum berhasil menemukan lampu pijar, ia hanya berfikir ‘Ingin menerangi dunia’. Bahkan ia pernah disebut sebagai orang gila dengan pemikirannya yang tak logika. Tapi nyatanya, sekarang kita merasakan manfaat dari pemikiran gilanya.
Satu lagi kawan, yang bisa jadi renungan kita. Berikut tulisan singkat yang ana copy dari Biografi Thomas Alva Edison, saat ia menyikapi pemberitaan penemuannya.

Suatu ketika Thomas berhasil menemukan lampu pijar, setelah dengan susah payah melakukan percobaan hingga 999 kali. Kabar ini segera terdengar oleh surat kabar setempat dan besoknya segera muncul di halaman depan dengan judul;“ Thomas Alva Edison, akhirnya berhasil membuat lampu pijar yang tahan selama berhari-hari, setelah ia mengalami 999 kali gagal menemukan logam yang cocok digunakan untuk lampu pijarnya.”Thomas kaget luar biasa membaca Head Line berita itu; segera saja ia datangi kantor redaksinya dan melayangkan protes atas pemberitaan yang tidak tepat.Bukan main kagetnya sang Redaktur; dimana letak kesalahan berita itu.........? Esok paginya pada surat kabar yang sama keluarlah Ralat yang berbunyi; “Thomas Alva Edison, akhirnya berhasil membuat lampu pijar yang tahan berhari-hari, setelah ia berhasil menemukan 999 logam yang tidak cocok digunakan untuk lampu pijarnya.”

Saudaraku,, dapatkah kalian menemukan perbedaannya?? 999 kali tak mau ia sebut sebagai kegagalan, tapi justru keberhasilannya menemukan hal-hal di luar harapannya.

Berfikirlah “I believe I can fly” meski kita tak punya sayap. Jikapun kalian gagal, kalian jauh lebih baik dari mereka yang tidak mau mencoba sama sekali. SMANGAT memperbaiki diri !!!

Allahualam..

Bagikan

--- 0 Komentar ---

cinta sejati menyukai catatan ini.
Dradjat | Pegawai
KotaSantri.com memang pas menjadi tempat mangkalnya para santri yang ingin mengikuti jejak nabinya. Semoga penulisan-penulisan di KotaSantri.com yang penuh keteledanan dan pelajaran adalah wajah kehidupan santri sebenarnya.
KotaSantri.com © 2002 - 2021
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0394 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels