Pelangi » Risalah | Rabu, 27 Januari 2010 pukul 18:44 WIB

Jangan Bosan dengan Al-Qur'an

Penulis : Redaksi KSC

Selepas shalat Maghrib, dari dalam rumah penduduk terdengar suara anak-anak membaca dan mengaji Al-Qur'an. Lentera kecil atau lampu petromax yang kurang terang tak menyurutkan mereka melantunkan firman Allah SWT. Sayangnya, itu cuma cerita jaman dulu.

Hari ini semuanya sudah berubah. Rumah-rumah yang dulunya semarak dengan suara ngaji itu, sudah jadi tenang. Tambah sakinah dong? Bukan, tapi kini tak ada lagi suara ngaji, sebagai gantinya terdengarlah lantunan musik, film, sinetron percintaan dari balik sebuah kotak ajab, televisi. Ajaib bukan? Al-Qur'an yang begitu mulia, bisa dengan sukarela ditukar dengan sesuatu yang bernilai rendahan seperti itu.

Ya, firman Allah SWT telah diacuhkan oleh banyak di antara kita. Rasulullah SAW pernah mengeluhkan kondisi ini. Allah SWT menceritakan dalam Al-Qur'an, "Berkatalah Rasul : Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini sesuatu yang tidak diacuhkan." (QS. Al-Furqan : 25).

Kok bisa-bisanya kita meninggalkan Al-Qur'an padahal seorang salaf pernah berkata, "Jika hati kita bersih, maka tidak akan pernah bosan terhadap kalam Allah." Kalo begitu, bagaimana sebenarnya kondisi kita? Mari kita ukur sendiri. Allah juga menyifati orang yang tak mau mentadaburi Al-Qur'an sebagai orang yang gelap hati dan buta nuraninya, "Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an ataukah hati mereka terkunci." (QS. Al-Furqan : 24).

Baiklah, semua fenomena mengerikan tadi kudu segera diubah. Nah, biar kita semakin mantap untuk akrab dengan Al-Qur'an, kenalilah lagi kehebatan Al-Qur'an. Apa saja kehebatannya?

***

Ada Obat, Ada Rahmat

Firman Allah itu merupakan obat sekaligus rahmat bagi orang-orang yang beriman. Ini disampaikan Allah SWT dalam firmanNya, "Dan kami turunkan Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Al-Isra' : 82).

Di ayat yang lain, Allah SWT menyebutkan bahwa Al-Qur'an adalah obat bagi penyakit-penyakit hati, "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabb-mu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Yunus : 57).

Apa saja penyakit-penyakit hati? Wuih, banyak sekali. Dan bila penyakit hati ini tidak diobati, maka ia bisa mengarah pada kematian hati. Kalau hati dah mati, maka ia tak sanggup lagi membedakan antara kebaikan dan keburukan. Persis seperti yang dikatakan oleh Abdullah bin Mas'ud. "Celakalah orang yang tidak memiliki hati yang bisa digunakannya untuk mengenal yang baik dan menolak yang munkar," ungkap beliau.

Nah, hati yang sakit harus segera diobati dengan kalam Allah. Ia pasti akan memperoleh kesembuhan dengannya, dengan seijin Allah SWT. Jangan lupa, Al-Qur'an pun bisa menjadi obat bagi penyakit badan kita. Ini sebagaimana hadits Bukhari Muslim yang mengisahkan tentang sahabat Nabi SAW yang mengobati seorang pemuka kaum yang sakit tersengat binatang berbisa. Sahabat Nabi SAW tersebut mengobatinya dengan membaca Surat Al-Fatihah padanya. Orang tadi pun sembuh, dan Rasulullah SAW setuju dengan perbuatan sahabat tersebut.

***

Penuh Keagungan

Tak hanya sebagai obat dan rahmat saja, Al-Qur'an pun memiliki beragam keagungan lain. Antara lain, ia sebagai petunjuk, kabar gembira bagi orang beriman, sebagai peringatan, dan pengajaran. Al-Qur'an merupakan ruh dan kehidupan. Di samping itu, ia adalah samudera ilmu yang tiada batas.

Semuanya tadi disebutkan Allah SWT sendiri dalam Al-Qur'an, antara lain, "Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaanNya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizinNya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus." (QS. Al-Maidah : 16).

***

Jadi Istimewa dengan Al-Qur'an

Al-Qur'an yang begitu istimewa itu pun akan menjadikan orang yang berakrab dengannya, baik dengan membaca, menghafal, mempelajari, memahami, dan mengamalkannya akan meraih keutamaan. Ini disebutkan dalam firman Allah SWT, "Berkatalah orang-orang kafir : Kamu bukan seorang yang dijadikan Rasul. Katakanlah : Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan kamu dan antara orang yang mempunyai ilmu Al-Kitab." (QS. Ar-Ra'd : 43).

Nabi SAW pernah bersabda, "Orang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (Riwayat Bukhari).

Ingin menjadi orang yang istimewa di sisi Allah SWT? Kembalilah pada Al-Qur'an. Jangan pernah bosan.

Diambil dari Elfata-11/07/2007

KotaSantri.com © 2002-2026