
Pelangi » Refleksi | Rabu, 4 September 2013 pukul 20:20 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Suatu hari, saya membaca sebuah status di Facebook dari ust. Felix Siauw, "Saat engkau menjelekkan orang lain, sebetulnya dirimu yang sedang engkau hinakan, dan orang lain sedang engkau promosikan."
Membaca status tersebut, saya jadi teringat dengan kejadian beberapa tahun silam. Saat itu, ketika awal masuk kerja, saya difitnah oleh salah seorang rekan kerja yang juga sama-sama baru masuk bekerja.
Ia menjelek-jelekkan saya dengan memberikan informasi tidak benar pada atasan. Beruntung, atasan saya tidak langsung mempercayainya. Namun demikian, saya sempat mendapat perlakuan yang beda dari atasan.
Beberapa waktu berlalu, tabir hikmah terbuka. Akibat fitnah tersebut, saya makin dipercaya oleh atasan dan ditempatkan pada posisi yang lebih baik dari posisi sebelumnya dengan tugas yang sesuai dengan minat dan bakat saya. Alhamdullillaah.
Saya bersyukur. Karena ketika badai fitnah menerpa, saya diam saja dan tidak melakukan perlawanan dengan kembali memfitnah orang tersebut. Tetapi saya buktikan dengan kinerja yang nyata, karya yang berkualitas, dan do'a yang tiada henti.
KotaSantri.com © 2002-2026