
Pelangi » Refleksi | Senin, 24 Juni 2013 pukul 10:00 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Suatu hari, saya dan seorang teman mengobrol seputar rencana saya cuti kerja. Ia bertanya tentang alasan saya cuti. Ketika saya jelaskan bahwa saya akan pergi ke suatu kota, ia lantas bertanya, "Enak ya jalan-jalan terus ke luar kota. Banyak uang nih. Biasanya habis berapa sekali jalan?"
Saya jelaskan panjang lebar, bahwa maksud saya pergi ke beberapa kota itu bukan sekedar jalan-jalan, tapi untuk mempererat tali silaturrahim dengan sohib-sohib di komunitas online yang saya ikuti. Tidak perlu banyak biaya, asal kita mau menyiasati dan merencanakan dengan baik.
Biaya transportasi bisa disiasati dengan membeli tiket pesawat di kala promo yang biasanya memberikan harga murah, misalnya. Biaya penginapan bisa ditekan dengan memilih penginapan murah, namun biasanya sohib di kota yang dituju selalu menawarkan untuk menginap di rumahnya.
"Enak ya bisa ngirit? Kalau biaya lain selama di sana, apa ditanggung mereka juga?" celetuknya.
"Biasanya sih begitu. Namun kita juga harus tahu diri. Usahakan kita juga menanggung sendiri biaya tersebut, dan bahkan menanggung biaya mereka. Jangan seenaknya saja."
"Wah... Baik sekali mereka ya, padahal hanya kenal dari komunitas maya dan baru pertama kali bertemu saat itu saja," ujarnya lagi.
"Itulah hikmah dari silaturrahim," jawab saya.
Silaturrahim yang dilandasi atas dasar yang tulus karena Allah SWT, insya Allah akan berbuah manis. Walaupun pada awalnya hanya kenal melalui komunitas di dunia maya, namun karena landasannya ingin menjalin tali silaturrahim dalam rangka ukhuwah Islamiyah, maka rasa persaudaraan tumbuh erat dengan sendirinya. Alhamdulillaah...
KotaSantri.com © 2002-2026