Pelangi » Refleksi | Senin, 13 Mei 2013 pukul 08:30 WIB

Belajar dari Singapura

Penulis : Mujahid Alamaya

Singapura, negara tetangga kita yang mayoritas penduduknya adalah non muslim, dikenal sebagai negara kecil yang disiplin dan tertib. Tak hanya itu, kebersihan juga patut diacungi jempol. Beberapa kali bertandang ke negeri yang terkenal dengan patung Merlion Park, saya selalu berdecak kagum terhadap apa yang saya lihat dan rasakan.

Misalnya saja dalam hal berlalu lintas. Pengemudi kendaraan sangat tertib, begitu juga dengan pejalan kaki. Jika pada tempat yang telah ditentukan, pejalan kaki akan menyeberang jalan sesuai aturan, dan pengemudi kendaraan akan memberikan kesempatan pejalan kaki untuk menyeberang, walaupun tidak ada lampu lalu lintas.

Salah satu contoh tersebut sangat bertolak belakang dengan apa yang saya lihat dan rasakan dalam keseharian di Jakarta, yang mana mayoritas penduduknya adalah muslim. Apalagi Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslimnya terbesar di dunia. "Mmm... Apanya yang salah?" Kadang saya bertanya seperti itu.

Saya tetap cinta Indonesia, dan bukan maksud untuk membanding-bandingkan antara Indonesia dengan Singapura. Tapi tidak ada salahnya jika kita mau belajar dari Singapura. Pelajari apa yang baik dan tidak bertentangan dengan ketentuan-Nya, jangan dicontoh apa yang tidak sesuai dengan adat Indonesia dan tentu ketetapan-Nya.

KotaSantri.com © 2002-2026