Pelangi » Refleksi | Sabtu, 16 Februari 2013 pukul 11:00 WIB

Manusia itu Kaya

Penulis : Febrian Hadi Santoso

Seperti biasa, seminggu sekali bapakku menjalani fisioterapi di rumah sakit. Dua minggu terakhir ini aku yang mengantarkan dan menunggunya di rumah sakit, mumpung libur. Saat menunggu dari pagi hingga menjelang siang, tak putus orang yang datang, silih berganti. Entah apa yang diderita, yang jelas beragam penyakit.

Kala seorang pasien berobat, tentu dibutuhkan biaya. Tak sedikit biaya yang dikeluarkan. Beruntung, bapak adalah seorang pensiunan dan masih memegang kartu ASKES, semua biaya ditanggung. Tak terbayang, berapa biaya yang dibutuhkan untuk berobat seorang pasien kala sakit.

Dari hasil menunggu, terselip renungan di antara keramain rumah sakit. Kala melihat seorang pasien, iba hati ini melihatnya. Tak henti berucap syukur kala diri ini masih diberi sehat.

Sungguh, orang yang sehat itu adalah orang yang kaya. Betapa tidak, ia tak harus keluarkan biaya untuk berobat. Bila dibanding dengan orang yang sedang sakit, sungguh tak ada alasan untuk tak selalu bersyukur.

“Rabb, jangan hukum kami kala kami salah atau lupa untuk berterima kasih padaMu.”

Coba lihat oksigen yang kita hirup, Allah kasih dengan cuma-cuma. Bagaimana bila kita harus membayar itu semua, berapa jumlah yang harus kita bayar? Karena itu, sepatutnyalah kita berterima kasih pada Allah. Maka sebutlah Dia Yang Maha Pengasih itu.

“Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan?”

KotaSantri.com © 2002-2026