
Pelangi » Refleksi | Jum'at, 14 Desember 2012 pukul 11:00 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Beberapa waktu lalu, ketika saya mengikuti Silaturrahim Klab Santri yang mengambil tema Meluruskan Kembali Niat Kita, banyak ilmu yang saya dapatkan. Salah satu di antaranya adalah mengenai niat awal rekan-rekan ketika bergabung bersama Klab Santri.
Alhamdulillaah, niat rekan-rekan bergabung hanya karena Allah SWT. Terbukti, sampai saat ini, mereka masih tetap eksis di Klab Santri dan selalu ‘berjuang’ bersama dalam segala hal, khususnya dalam melaksanakan beberapa kegiatan.
Berbagai suka dan duka dialami bersama, sampai akhirnya dapat melaksanakan sebuah kegiatan dengan lancar. Waktu, tenaga, bahkan harta menjadi tersita karena keterlibatan di komunitas yang kami cintai ini. Tapi, dengan niat yang tulus, semua itu tidak menjadi hambatan, bahkan menjadi penyemangat tatkala sebuah ‘rintangan’ muncul.
Kami yakin, jika niat kita baik, maka hasil yang diperolehpun akan baik pula, sesuai dengan hadits, “Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya bagi setiap perbuatan itu sesuai dengan apa yang diniatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Ketika sharing berlangsung, salah seorang rekan mengatakan bahwa setiap amal itu tergantung niatnya. Lebih lanjut beliau menjelaskan, diterima atau tidaknya dan sah atau tidaknya suatu amal tergantung pada niat awalnya. Demikian juga setiap orang berhak mendapatkan balasan sesuai dengan niatnya dalam beramal. Dan yang dimaksud dengan amal di sini adalah semua yang berasal dari seorang hamba, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun keyakinan hati. Subhanallaah…
Suasana silaturrahimpun makin larut dalam kebersamaan. Beragam pendapat tentang niat dikemukakan dari sudut pandang masing-masing. Berbagi pendapat dan pengalaman di sore hari itu berlangsung akrab.
KotaSantri.com © 2002-2026