Pelangi » Refleksi | Senin, 26 November 2012 pukul 10:00 WIB

Kecewa dengan "Si Muslim"

Penulis : Mujahid Alamaya

Ketika bermuamalah, saya selalu berusaha untuk mengutamakan bermuamalah dengan sesama muslim. Selain ingin memajukan perekonomian sesama muslim, juga untuk memerkokoh ukhuwah Islamiyah. Namun apa daya, dari beberapa kali bermuamalah dengan sesama muslim, kekecewaan karena ketidakprofesionalan sering saya alami.

Karena kecewa, saya mencoba bermuamalah dengan pihak lain yang kebetulan bukan muslim. Ternyata, pelayanan yang saya dapatkan begitu memuaskan. Beberapa di antaranya memerlakukan saya sebagai konsumen bak seorang bos. Misal, ketika saya harus menghubungi salah satu bank, ia memberikan teleponnya untuk saya gunakan.

Kekecewaan ketika bermuamalah dengan sesama muslim pun sering dialami oleh beberapa teman saya. Dan ketika teman saya itu bermuamalah dengan bukan muslim, ia menyatakan kesalutan atas pelayanannya. Maka, saya maupun teman saya, tetap bermuamalah dengan yang bukan muslim, karena pelayanannya yang memang sangat bagus.

Jika bercermin pada kisah saya maupun teman saya, maka bukan tidak mungkin perekonomian sesama muslim akan mundur, karena lambat laun para pengusaha muslim akan ditinggalkan oleh konsumennya. Maka, sudah saatnya kita sebagai sesama muslim, untuk memerbaiki kualitas dalam muamalah dengan mencontoh Rasulullah SAW.

KotaSantri.com © 2002-2026