Pelangi » Refleksi | Sabtu, 2 Juni 2012 pukul 16:00 WIB

Ya, Begini Saja!

Penulis : Fiyan Arjun

Belum lama ini saya diberikan kesempatan untuk menyapa kawan saya di dunia maya. Dunia yang hanya bisa bertemu tanpa tatap muka secara langsung. Pun Itu tak sengaja saya menyapanya. Saya menyempatkan waktu untuk menanyakan perihal tentang dirinya saat itu.

“Apa kabarnya nih, bro?” tulis saya saat itu. Menanyakan kabarnya melalui fasilitas via Yahoo Messenger.

Saya menunggu sejenak jawaban dari kawan saya itu.

“Ya, begini saja kabarnya!” jawabnya.

Sayang seribu sayang saya mendapatkan jawaban seperti itu, dan saya sangat terkejut dengan jawaban tersebut. Saya heran kenapa kawan saya itu menjawab seperti itu. Padahal biasanya tidak seperti itu. “Ya, begini saja!”

“Ya, begini saja!” Mungkin secara sepintas bagi yang membacanya tidak ada sesuatu yang ganjil. Tak ada apa-apa, atau tak terjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun saya sebagai kawannya saat mendapat jawaban seperti itu cukup merasa heran dengan jawaban tersebut. Jawaban itu seperti orang yang menandakan sedang putus asa. Pesimis. Seperti hal yang pernah saya alami. Padahal sikap dan keadaan seperti itu memang lumrah dialami setiap manusia.

Tapi pantaskah kawan saya mengatakan seperti itu? Entahlah. Mungkin jawaban di media dunia maya itu hanya refleks saja. Hanya sekedar ucapan yang tanpa pikir ulang lagi. Hanya say hello saja, seperti yang pernah dilakukan oleh saya jika saya bersua dengan seorang kawan.

Dengan jawaban seperti itu, akhirnya saya berpikir, ternyata tak semua manusia sama cara memandang hidup di dunia ini. Padahal kalau kita berpikir, betapa banyak sudah yang dianugerahkan oleh Yang Mahakuasa jika mau sedikit merenung. Merenung bahwa makhluk hidup di dunia perlu sebaik mungkin menggunakan ruang dan waktu menjadi manusia yang bersyukur.

Seperti contoh saya dan kawan saya bisa menegur sapa di dunia maya, jika mau sedikit merenungi nikmat-Nya itu, bukankah itu suatu anugerah Yang Mahakuasa bahwa saya bisa bersua dengan kawan saya itu? Entahlah. Saya berharap kawan saya itu mau menyadari hal itu. Tidak mengulang jawaban yang sama seperti itu. Jawaban seperti orang yang sedang putus asa saja. “Ya, begini saja!”

KotaSantri.com © 2002-2026