
Pelangi » Refleksi | Sabtu, 16 Oktober 2010 pukul 16:55 WIB
Penulis : Wahyudi
"Dik, kopinya satu ya," suara seorang ibu itu menghentikan langkah saya, ketika saya sedang berkeliling menjajakan dagangan berupa bermacam-macam kopi sachet-an. Dengan berbekal termos ukuran 2 liter yang telah saya isi air panas dan wadah yang berisi bermacam-macam kopi instan, saya mengais sebagian dari karunia Allah di kota Metropolitan ini.
"Kopi apa, bu?" tanya saya.
"Itu aja, kopi ABC Susu. Adik udah lama ya jualan kopi?"
"Sekitar 1 bulan," jawab saya.
"Ooo... belum lama berarti, dulu sih ibu sebenarnya kerja jadi pembantu rumah tangga, tapi nggak betah. Ibu soalnya nggak enak kalo ikut orang diatur-atur, suruh inilah, suruh itulah, harus ginilah, harus gitulah, makanya ibu keluar dari pekerjaan itu. Enakan ya begini ini, tinggal duduk ada yang ngasih uang."
Begitulah dengan lancarnya ibu tadi menceritakan sekelumit uneg-unegnya yang merasa nyaman dengan profesi yang dia jalani. Sambil membuatkan kopi, saya hanya mendengarkan ceritanya saja, no comment, karena memang begitulah saya, tak terlalu pandai comment.
Inilah sebagian kecil orang yang rela menurunkan harga dirinya. Ya, ibu tadi ternyata lebih nyaman duduk di sebuah jembatan penyeberangan sekaligus halte busway sambil menyodorkan kaleng bekas minuman berharap orang yang lewat akan menjatuhkan uang receh lima ratus atau seribuan ke kaleng bekas minuman itu. Meskipun bila dilihat dari fisiknya ibu tadi normal, tidak cacat. Dan sebagai tambahan, seorang bayi tidur di sampingnya dan anak usia sekitar 4 tahunan bermain-main di dekatnya, entah itu anaknya sendiri atau anak orang lain.
Apakah kita akan menurunkan harga diri dengan meminta-minta pada manusia? Jangan deh. Mendingan kita memintanya kepada Allah saja, dan justru Allah akan senang apabila kita banyak memohon kepada-Nya
Bukankah Nabi Muahammad SAW mengajarkan kepada kita bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah?
Islam sangat menekankan agar umatnya bekerja, mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tangannya sendiri dan tidak menjadi beban bagi orang lain.
KotaSantri.com © 2002-2026