Pelangi » Refleksi | Selasa, 4 Mei 2010 pukul 16:25 WIB

Harta dan Wanita

Penulis : Meyla Farid

Setiap buka internet, hampir tidak pernah ketinggalan saya buka situs berita. Bukan baca berita-berita 'berat' seperti politik, atau olahraga, tapi yang saya cari-cari adalah konten 'hiburan'. Tapi, jangan salah paham dengan nama kontennya.

Yang menjadi perhatian saya saat membuka berita kali ini adalah tentang seorang artis yang baru menikah 3 bulan, dan telah menerima KDRT, entah itu berupa penganiayaan fisik (berupa pemukulan) dan penganiayaan bathin (yang pasti lebih menyakitkan). Baru 3 bulan menikah, sang suami sudah ketahuan selingkuh. Dan waktu kepergok, malah balik naik pitam dan dapat kita tebak selanjutnya, suami itu malah memukul istri yang memergokinya selingkuh.

Saya jadi ingat sebuah keterangan, kalau tidak salah, bahwa, "Godaan terbesar laki-laki berharta adalah wanita dan godaan terbesar wanita adalah harta." Melihat, mendengarkan, mengamati, merenungkan, dan memahami peristiwa-peristiwa seperti ini, mungkin ada benarnya juga.

Sudah sering saya baca dan lihat fenomena laki-laki yang sangat berkecukupan (mungkin berlebih dalam hal harta), yang 'jatuh' dengan memiliki istri lebih dari satu. Mending, kalau caranya benar, dengan pernikahan yang sah, bukan dengan selingkuh. Benarlah, bahwa godaan lelaki berharta itu adalah wanita.

Apatah karena merasa bisa mendapatkan wanita dengan hartanya? Mungkin ya. Ironinya, wanita pun banyak yang 'jatuh' pada godaan terbesar mereka, yaitu harta. Banyak wanita yang mau jadi selingkuhan atau istri simpanan karena iming-iming harta dari lelaki berharta. Astaghfirullah.

Dunia, oh dunia.

KotaSantri.com © 2002-2026