Pelangi » Refleksi | Selasa, 1 September 2009 pukul 15:00 WIB

Berkorban itu Indah

Penulis : Mujahid Alamaya

Dalam sebuah kegiatan yang digelar oleh rekan-rekan Klab Santri, saya menemukan banyak hal yang sangat berkesan, salah satu di antaranya adalah mengenai sebuah pengorbanan. Ya, pengorbanan yang begitu besar dan sangat berarti. Saya dibuatnya kagum, bangga, sekaligus terharu akan pengorbanan yang dilakukan oleh rekan-rekan.

Pengorbanan waktu dan tenaga adalah hal yang biasa, tapi, menurut saya, pengorbanan materi adalah hal yang luar biasa. Apalagi jika pengorbanan tersebut dilakukannya tanpa mengharapkan apa pun dari siapa pun. Ketika beberapa rekan berkorban materi begitu banyak, tidak ada perhitungan terhadap apa yang dikeluarkannya.

Misalnya, dalam beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, rekan-rekan harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk menutupi semua kekurangan biaya, bahkan ada yang mengeluarkan sampai jutaan rupiah. Ketika mengeluarkan uang tersebut, sambil tersenyum, salah seorang rekan berujar, "Mumpung ada rezeki."

Lain halnya dengan salah seorang rekan yang lain, sambil tertawa dan memperlihatkan dompetnya yang kosong, karena baru saja mengeluarkan uang dalam jumlah besar, berkata, "Gak apa-apa, kapan lagi bisa berbuat seperti ini." Deg… Saya, yang kala itu hanya mengeluarkan uang dalam jumlah yang tidak seberapa, hanya bisa tersenyum malu.

Kenapa saya malu? Karena saya belum bisa seperti mereka. Saya hanya bisa menyaksikan pengorbanan yang mereka lakukan, belum bisa berbuat sesuatu yang berarti. Sungguh, saya iri akan pengorbanan yang mereka lakukan. Maka, sedikit demi sedikit, saya pun berupaya untuk selalu memberikan yang terbaik sesuai dengan kemampuan saya.

Dan, saya pun dapat merasakan kenikmatan ketika berkorban. Ternyata berkorban itu indah. Indah sekali. Ketika saya berbuat sesuatu tanpa memperhitungkan apa dan berapa yang saya berikan, saya merasa lega setelah melakukannya. Saya pun yakin, suatu saat, akan mendapatkan gantinya. Dan, keyakinan itu pun terbukti.

Sungguh, dengan sedikit berkorban saja, sudah mendapat gantinya. Apalagi jika berkorban lebih banyak, maka insya Allah akan mendapat ganti yang lebih banyak lagi. Yakinlah, Allah SWT akan melipatgandakan rejeki kita jika kita selalu membelanjakannya di jalan yang Dia ridhai. Kalaupun tidak mendapatkannya di dunia, insya Allah menjadi tabungan untuk bekal kita nanti.

Wallaahu a'lam.

KotaSantri.com © 2002-2026