Pelangi » Percik | Jum'at, 27 Januari 2012 pukul 15:30 WIB

Hanya Anggapan

Penulis : Rifatul Farida

Ketika banyak orang menganggap kita kuat, itu hanya sebatas anggapan. Ketika banyak orang menganggap kita punya daya tahan prima, itu hanya anggapan. Ketika banyak orang menganggap kita shalih, pun, itu hanya anggapan. Sungguh, Allah-lah yang tahu betapa tak berdayanya kita dalam hidup ini. Lalu, Ia kuatkan tungkai kaki kita untuk tetap melangkah. Ia tutup aib-aib diri, dan baluri banyak kebaikan yang bisa dilihat oleh siapa saja.

Sejatinya, diri sendirilah yang paling tahu atas segala kekurangan, atas sifat-sifat buruk yang belum bisa diatasi, atas semua kebiasaan-kebiasaan sia-sia dan masih jauh dari kata manfaat. Namun, kita (sengaja) melupakannya. Kemudian sibuk mengingati kebaikan diri.

Allah, kadang dalam banyak hal, betapa tak tahu dirinya kami, atas setiap keangkuhan dan sifat berbangga diri. Merasa hebat atas upaya kerja keras, merasa tangguh di lahan istiqamah. Merasa jago karena tak mudah menyerah.

Astaghfirrullahal'adzim...

Ampuni setiap keangkuhan ini, ya Rabb. Ampuni setiap kebanggaan ini, dan ampuni semua khilaf diri yang mungkin telah terlakukan, namun kami tak menyadarinya.

Jika bukan karena Engkau yang menutupi aib-aib diri, mungkin tak lagi kami dapati diri ini bisa tersenyum renyah pada sesama, karena akan lebih sibuk menahan malu. Jika bukan karena Engkau yang tetap mengistiqamahkan pada jalan kebaikan ini, tentu saja sudah lama kaki ini melangkah pada jalan mereka yang sesat dan Engkau murkai. Jika bukan karena Engkau yang menguatkan kami dengan pundak-pundak keimanan, niscaya kami terhempas tak berdaya digulung badai ujian dunia.

La haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim...

KotaSantri.com © 2002-2026