Pelangi » Percik | Selasa, 10 Januari 2012 pukul 11:50 WIB

Tidak Tergantikan

Penulis : Achmad Fachrie

Bila kita menyadari tentang semua hal yang telah kita capai sampai saat ini, ini semua merupakan perjalanan hidup yang di dalamnya penuh dengan langkah-langkah berisi orang-orang yang menjadikan dirinya batu pijakan sehingga kita bisa melangkah maju dan lebih jauh. Setiap manusia dalam kehidupan ini ibarat memainkan perannya masing-masing dalam setiap segi kehidupan. Setiap manusia sebenarnya memiliki peran yang sangat berarti bagi manusia lainnya. Ada yang mengibaratkan bahwa antara manusia yang satu dengan manusia yang lain merupakan matahari antara yang satu dengan yang lain. Matahari yang selalu menyinari, memberi manfaat bagi orang lain. Atau menjadi air, dimana dia berada selalu memberi kehidupan.

Bila kita mencoba menyadari lebih dalam apa yang telah diraih atau didapat secara individu manusia, sesungguhnya itu merupakan hasil peran manusia lain yang berada di sekitarnya. Seseorang bisa saja meraih kesuksesan berkat seseorang yang senantiasa berada di sampingnya atau di sekitarnya. Dengan ada yang orang itu kita bisa merasa terjaga untuk terus meraih yang kita inginkan, ketika kita ragu ada orang yang mengatakan bahwa, “Semuanya akan baik-baik saja.” Betapa plongnya hati ini ketika kesulitan melanda, tetapi ada yang mengatakan itu. Ya, ketika mengalami kesusahan ada yang senantiasa menolong, membantu kita tanpa pamrih. Tanpa disadari walau hanya kecil, tapi kata-kata dan sikap yang diberikannya telah melindungi kita dari keterpurukan dan kesusahan. Begitu juga dengan adanya kegagalan, yang merupakan bagian dari pengaruh orang yang berada di dekatnya. Seseorang dapat saja semakin terpuruk ketika sesuatu yang sebenarnya hanyalah kegagalan sesaat dapat menjadi kegagalan abadi ketika di sekitarnya terus mendorong dia semakin dalam.

Sahabat, lihatlah di sampingmu, siapakah yang selama ini berada di sampingmu ketika engkau mengalami kesusahan. Jangan pernah ragu mengucapkan terima kasih kepadanya atas kehadirannya hingga saat ini. Tersenyumlah dengan tulus, karena tanpa dia, engkau tak akan menjadi seperti ini. Tanpa dia, dirimu tidak akan mencapai apa yang sudah didapatkan hingga hari ini. Di balik segala kisah pasti selalu ada hikmah, janganlah pernah menggerutu atas semua yang telah terjadi, jangan pernah merasa kecewa atau tersakiti kepadanya karena engkau pun tidak tahu bagaimana perasaannya kepadamu. Di balik sikap dan sifatnya yang mungkin membuat dirimu tersakiti, sesungguhnya ada sikap yang mencoba mengatakan bahwa, “Aku melakukan itu untuk dirimu.”

Sahabat, lihatlah sekelilingmu, perhatikan mereka. Di antara mereka terdapat orang-orang yang tidak akan tergantikan yang telah mengisi dan mewarnai jiwamu. Tersenyumlah, dan mungkin juga akan terharu betapa besar arti kehadiran mereka untuk diri ini. Betapa rapuhnya diri ini tanpa kehadiran mereka. Sampai kapan diri ini akan terus membutuhkan mereka.

KotaSantri.com © 2002-2026