Pelangi » Percik | Selasa, 25 Januari 2011 pukul 11:44 WIB

Bagaimanakah Citra Dirimu?

Penulis : Mariam Komalawati

Begitu banyak kenyataan yang kita temui dalam perjalanan hidup, entah itu hal yang membuat setting rona wajah kita tersenyum bahagia, tertawa terbahak lucu, bahkan kenyataan pahit hidup yang menciptakan kerutan seputar mata kita mengalirkan tangisan duka.

Itulah hidup, kehidupan dunia dengan perjuangan mempertahankan nafas. Sejauh mana kita sadar diri akan berartinya setiap detik waktu yang tersisa? Saat ini adalah satu-satunya waktu yang ada. Banyak manusia yang lupa akan nilai dirinya, untuk apa dia ada, bagaimana dia bisa bertahan dan kepada siapa orientasi hidupnya dipersembahkan.

Eksistensi seseorang dihargai dengan beragam bentuk, mulai dari apresiasi materi hingga pencapaian citra diri, untuk itulah kita ada. Tunjukkanlah eksistensimu dalam bentuk pengabdian sebagai seorang khalifah di muka bumi, peran apapun yang mungkin dianggap sepele hanyalah sebuah pencitraan di mata manusia, tetapi di mata penciptamu tidak ada yang sia-sia.

Lantas bagaimanakah kita bisa bertahan dalam kenyataan dunia yang penuh intriks, yang terkadang merayu kita untuk berbuat curang? Kembalilah pada ilmu, dengan ilmu kitapun jadi lebih tahu, dengan ilmu imanmu akan selalu terjaga. Ilmu yang berlandaskan imanlah yang membuatmu bisa kokoh berdiri mempertahankan nilai dirimu di mata Allah.

Aktifitas apapun yang kita lakukan merupakan bentuk eksistensi yang mencerminkan kualitas dan nilai diri kita masing-masing, apalah arti dari aktifitas semu yang hanya mengandalkan niat pencitraan, pencitraan bahwa kita pintar, bahwa kita alim, bahwa kita kaya, dan lain-lain, biarlah semua menjadi bonus jika memang kita pantas menerima suatu citra positif dari sesama, karena tujuan paling utama adalah citra diri kita di hadapan sang pemilik segala citra.

Akankah Allah menggolongkan kita ke dalam golongan orang-orang dengan citra diri shaleh?

KotaSantri.com © 2002-2026