
Pelangi » Percik | Selasa, 21 September 2010 pukul 18:50 WIB
Penulis : Mariam Komalawati
Menyikapi hal yang menurut kita tidak seharusnya terjadi menjadikan hati kita meradang dengan banyak pertanyaan, "Mengapa harus terjadi padaku?"
Selintas kita punya pembenaran yang bisa kita jadikan sebagai rujukan, bahwa kita adalah manusia biasa tempatnya berkeluh kesah, lantas apakah kita akan terus membiarkan diri untuk tetap berada pada level "manusia biasa"?
Tidak ada hal yang sia-sia selama kita berusaha untuk menjalani dan menerima segala sesuatunya dengan bijak, terasa sulit memang pada awalnya, tapi kita harus terus maju bukan? Life must go on.
Semua adalah bentuk ujian Allah untuk menaikkan derajat seorang hamba-Nya, bisa pula sebagai bentuk teguran Allah yang merupakan bagian kasih sayang-Nya dengan memberikan peringatan dan penyadaran menuju tindakan yang benar.
Semua bentuk kesedihan adalah buah dari keinginan kita yang tidak terpenuhi, semakin sedikit kondisi yang kita harapkan mungkin akan meminimalisir kekecewaan kita akan sesuatu, karena Allah lebih tahu apa yang terbaik dan apa yang kita butuhkan dibandingkan dengan sekedar apa yang kita inginkan yang belum tentu baik bagi kita.
"Penolakan dari Allah akan terasa pedih bagimu hanya karena engkau tak mengerti rahmat Allah di balik penolakan itu." (Ibn. Athaillah).
KotaSantri.com © 2002-2026