
Pelangi » Percik | Jum'at, 17 September 2010 pukul 17:50 WIB
Penulis : Muhammad Aris Saifuddin
Sahabat, pernahkah kita berpikir bahwa suatu saat kita akan mendapatkan pasangan yang sempurna? Sebagai manusia tentunya kita juga pernah berpikir begitu.
Ada seorang sahabat yang kira-kira berumur 30 tahun, lama tak berjumpa dengan dia tak ada yang berbeda denganya. Seorang sahabat yang selalu memperhatikan penampilan, perilaku, dan tuturkatanya.
"Kapan menikah?" Hal itulah yang selalu ia sering dengar dari sahabat, kerabat, tetangga, maupun kedua orangtuanya. "Masih dalam pencarian." Hal itu pula yang sering menjadi jawaban atas segala pertanyaan yang menyangkut dirinya.
"Sebenarnya apa yang kamu cari dari seorang pendamping hidupmu kawan?" Sebuah pertanyaan yang seketika muncul dari sahabat dekatnya. "Wanita yang sempurna," jawabnya. Sebuah jawaban yang begitu singkat tapi syarat akan makna. Dalam pengertian sempurna tentunya tidak ada celah kejelekan meskipun cuma sedikit.
Pernah suatu ketika dia bertemu dengan wanita, wanita yang berparas cantik, pintar bergaul, dan suka humor. Sekilas tampak rasa suka dalam diri pria tersebut hingga sampai suatu saat dia ingin menjadikannya pendampingnya, tapi memang bukan jodoh atau bagaimana, pernikahan pun urung dilaksanakan karena ternyata si perempuan itu cuma lulusan SMA.
Dan kejadian seperti itu terus berulang, mulai dari pertemuan dengan seorang yang berparas cantik, putih, pintar, sarjana, dan kaya pula, namun si pria tetap bersiskukuh dengan pendapatnya bahwa kenyataannya wanita itu pelit. Sampai akhirnya dia menemukan seseorang yang cantik, S2, kaya, dermawan, pintar bergaul, dan berkepribadian baik. "Mungkin ini jodoh yang dikirimkan Allah untukku," pikir si pria tersebut. Pinangan pun segera dipersiapkannya, namun ternyata apa yang terjadi? Si wanita tadi menolak pinangannya dengan alasan "Aku ingin mencari Pria yang Sempurna," ujar wanita itu.
Sahabat, ketahuilah bahwa di dunia ini tiada yang sempurna selain Dia Yang Mahasempuna. Tak patut diri kita berbangga diri bahwa diri kitalah yang paling dari yang lain. Rendah hati adalah sifat yang harus kita miliki agar tiada rasa sombong dalam kita. "Di atas langit masih ada langit," begitu pepatah berkata.
KotaSantri.com © 2002-2026